0 menit baca 0 %

Kabid Urais : Mampu Belum Tentu yang Terbaik, Maka Berjuanglah

Ringkasan: Riau (Inmas) - Kepala Bidang Urais dan Pembinaan Syari'ah Kanwil Kemenag Riau Drs H Irhas didampingi Kasi Kepenghuluan Kanwil Ke!enag Riau Drs Hj Ida Heridah menutup secara resmi Lomba KTI dan Baca kitab Penghulu di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru, pada Senin (19/06).

Riau (Inmas) - Kepala Bidang Urais dan Pembinaan Syari'ah Kanwil Kemenag Riau Drs H Irhas didampingi Kasi Kepenghuluan Kanwil Ke!enag Riau Drs Hj Ida Heridah menutup secara resmi Lomba KTI dan Baca kitab Penghulu di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru, pada Senin (19/06). Kegiatan yang diikuti oleh Kepala KUA dan Penghulu tersebut diikuti okeh sebanyak 24 orang peserta se-Riau.

Setelah menjalani berbagai tahapan baik itu secara metodologi maupun substansi lomba baca kitab dan KTI. Dua kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan, profesionalisme, ย dan kompetensi pun akuntabilitas layanan para penghulu khususnyandi Riau kepada masyarakat nanti. Demikian start poin yang disampaikan oleh H Irhas dalam arahannya.

Irhas mengatakan KUA dan penghulu merupakan perpanjangan tangan dari Kemenag dalam bentuk pelayanan kepada masyarakat dalam bidang agama. Layanan yang diberikan tersebut akan menjadi ukuran dasar bagi masyarakat untuk dijadikan acuan dalam menjalani keberagamaan dalam kehidupan. Artinya secara tidak langsung indikator keberhasilannya tercermin dari indeks kepuasan masyarakat terhadap kinerja para penghulu pada masing masing KUA.

Ia menumpangkan harapan besar ada regenerasi yang capable dan profesional dalam melaksanakan tugas kepenghuluan dan kemampuannya sebagai ujung tombak Kemenag. Menurutnya ketika kita digiring leh Allah Swt untuk bisa memiliki kelebihan dan dapat memahami apa yang sudah kita lakukan dalam sebuah skill dan keilmuan, itu baru sedikit sekali karunia Allah kepada kita.

Untuk itu kita harus bisa bersyukur sekaligus memacu semangat lagi, untuk mengkaji lebih dalam lagi makna secara komprehensif dan kearah mana Allah membawa kita. Yakinlah nilai terbaik bisa dicapai hanya dengan bersungguh sungguh, pesannya mengingatkan para peserta lomba.

Bagi yang belum beruntung jangan pesimis dan berkecil hati, kepada pemenang ia berpesan, jangan pernah merasa cepat puas, jangan merasa sayalah segalanya, buktikan di even nasional nanti anda memang pantas menjadi yang terbaik, bukan hanya mampu.

Semoga melalui kegiatan ini para penghulu tidak hanya melakukan yang terbaik pada saat musabaqah semata, namun lebih dari itu dapat mengaplikasikan secara kongkrit dalam tugas sehari hari. Buka lagi rujukan rujukan, tambah lagi referensi yang akan membantu kita mencerna dan memahami secara maksimal, tandasnya menutup arahan.(vera)