Riau (Inmas) – Animo masyarakat
untuk menunaikan ibadah umrah maupun haji khusus yang di Riau cukup tinggi.
Dari tahun ke tahun jumlah calon jemaah umrah terus mengalami peningkatan. Hal
ini yang disikapi Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI melalui
Subdit Penyelenggara Umrah dan Haji Khusus untuk menggelar pembinaan kepada 40 travel
umrah dan haji khusus Kota Pekanbaru di aula utama , Senin (28/10).
Erizon Efendi selaku Kabid PHU Kanwil Kemenag Riau mengatakan pelaksanaan kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang regulasi ibadah umrah kepada Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah di Riau.
Selain itu, menurutnya juga memberikan pembinaan dan pelayanan serta perlindungan secara optimal kepada jemaah sesuai dengan ketentuan syariat Islam, seperti yang telah disampaikan oleh Kasubdit dalam materinya, ucapnya.
Kabid PHU Erizon Efendi menyebut secara teknis penyelenggaraan ibadah umrah bukanlah domain Kemenag melainkan pihak travel. Untuk langkah strategis dalam mengumpulkan jemaah umrah maupun haji khusus adalah lahannya pihak travel, hanya saja terkait hal ini Kementerian Agama bertugas sebagai pengawas dan pembina saja terhadap travel umrah dan haji khusus yang tersebar di Riau.
“Makanya pihak travel perlu memiliki izin untuk meyakinkan masyarakat untuk termotivasi menjadi jemaah umrah maupun haji khusus”, katanya.
Erizon menyatakan terkait besaran biaya yang ditawarkan kepada masyarakat untuk melaksanakan jemaah umrah cukup variatif. “Tergantung fasilitas ataupun paketan lama waktu melaksanakan ibadah haji khusus atau umrah masin masing travel”, jelasnya.
ErIzon menyatakan pelaksanaan acara ini menghadirkan narasumber dari Kasubdit Perizinan Akreditasi dan Bina PPIU Ditjen Kemenag RI H Muhammad Ali Zakiyudin Sag Mak mengupas tentang Kebijakan Teknis Penyelenggaraan Ibadah Umrah.(vera/anto)