Pekanbaru
(Inmas). Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU-red)
Kanwil Kemenag Riau H Eprizon Ependi, S.Ag menghimbau kepada seluruh masyarakat
Riau untuk cerdas memilih Travel penyelenggara Haji Khusus dan Umroh agar tidak
mengalami masalah terutama masalah pemberangkatan ke Tanah Suxi dalam
melaksanakan ibadah, hal ini disampaikannya kepada Inmas pada Selasa (11/07)
bertempat di ruang Kabid PHU seusai menerima pengaduan dari masyarakat atas
keberangkatan mereka bermasalah.
Selanjutnya Kabid PHU
menghimbau kepada masyarakat agar jangan tergiur dengan tawaran pembiayaan yang
murah dari travel untuk melaksanakan ibadah Umroh tanpa memverifikasi terlebih
dahulu keberadaan travel tersebut, hal ini kami sampaikan bahwa sudah
keberadaan travel tersebut, hal ini kami sampaikan bahwa sudah banyak laporan
dari masyarakat atas permasalahan pemberangkatan mereka ke tanah suci, ada yang
ditunda, ada yang tak jadi berangkat bahkan ada yang ditipu dengan melarikan
uang jamaah oleh travel yang tidak bertanggung jawab, kita (Bidang PHU-red) sudah
sering dipanggil oleh pihak berwajib untuk menjadi saksi ahli dalam kasus-kasus
tersebut, oleh sebab itu hendaknya masyarakat lebih cerdas dan jeli memilih
travel untuk berangkat Umroh, sampai Efrizon serius.
Masyarakat dalam memilih
travel perjalanan untuk melaksanakan Umroh harus memperhatikan dan mencek
beberapa hal, yang paling utama cek keberadaan dan status travel tersebut apakah
dia terdaftar atau tidak di Kemenag Pusat maupun di Kemenag provinsi, kemudian
rasiokan pembiayaannya, jangan tergiur dengan tawaran murah yang sering
menimbulkan banyak masalah, perlu juga kami informasikan agar hati-hati dengan
travel yang sering berganti nama untuk mengelabui jamaah dan perlu kami
sampaikan masih banyak travel yang berkualitas yang berkantor pusat di
Pekanbaru.
Kita sudah sering mengundang
dan membina travel-travel penyelenggara Haji dan Umroh, yang bermasalahpun
sudah kita panggil secara khusus dan sudah menanyakan tentang kendala mereka
pemberangkatan jamaah serta meminta untuk mengembalikan uang jamaah yang sudah
disetor yang tidak jadi berangkat tersebut, jawab mereka (Travel bermasalah tersebut-red),
kami sudah membuat tentatif pemberangkatan dan pengembalian tersebut, berharap
kepada jamaah untuk sabar menunggu, urai Kabid PHU.
Perlu juga kami beritahukan
kepada masyarakat, tugas dan wewenang kami (Kemenag-red) terhadap travel-travel
penyelenggara Haji Khusus dan Umroh tersebut hanya membina dan menegur, akan
tetapi kami tidak ada kekuatan untuk memvonis dan mempidanakan, oleh sebab itu
sebelum semakin banyak kejadian yang merugikan masyarakat kami menghimbau agar
cerdas dalam memilih travel dalam rangka menunaikan ibadah Haji Khusus dan
Umroh, tanya kepada kami mana travel yang berkualitas dan bertanggung jawab
pasti akan kami sampaikan, pungkas Kabid PHU berharap.(AZ)