Riau (Inmas) – Bertempat di Ballroom Ska Co-ex Complex Ska Mall Jalan Soekarno Hatta lot 69, Minggu (03/03) Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Riau H Erizon Efendi didampingi Kasi Pembinaan Haji H Abdul Wahid hadiri Acara Silaturrahmi dan Launching Paket Umrah Spesial Silver Silk 1441 H.
Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh H. Arfi Hatim selaku Direktur Bina Umroh dan Haji Khusus Dirjen PHU Kemenag RI beserta ratusan jamaah umrah Travel Silver Silk.
Terkait terobosan yang dilakukan Silver Silk Kemenag provinsi Riau melalui Kabid PHU Kanwil Kemenag Riau memberikan apresiasi dan dukungan yang besar. Ia menuturkan mengatakan Silver Silk sudah memperoleh izin sebagai travel penyelenggara umrah dan Haji Khusus dari Kemenag Riau dan Kemenag RI.
“Travel Silver Silk Ini kelebihannya bisa menerbangkan jamaah umrahnya langsung ke Madinah dari Pekanbaru, tidak perlu transit lagi ke negara lain atau provinsi lain”, sebutnya. Hal itu menurutnya selain memudahkan jamaah, jamaah juga bisa lebih banyak waktu beribadah di Arab Saudi.
Terkait paket spesial yang dilaunching Biro Travel Silver Silk periode 1441 H/2019, yang rencana akan dimulai usai lebaran Haji nanti tepat nya 1441 H adalah kali ke tiga jamaah umrahnya terbang langsung ke Madinah, ujar Erizon.
Bila dibandingkan dengan travel lain, yang diluncurkan Silver Silk merupakan terobosan jitu terhadap layanan jamaah umrah.
“Misal saja jamaah transit atau berangkat dari Medan atau Singapura, habis waktu paling tidak 3 hari, sisanya sangat sedikit di tanah suci, sementara paket spesial yang digagas Silver Silk ini 1 hari keberangkatan sudah berada di Madinah. “Bahkan istimewanya lagi untuk paket 13 hari ini jamaah bisa melaksanakan dua kali sholat Jumat di Madinah”, ujarnya.
Selain itu unggulnya Silver silk ini ketimbang travel lain, kantornya berpusat di Provinsi Riau. Dua biro travel lainnya seperti Muhibbah dan MPH kantornya juga berpusatnya di Riau. Kegiatan dan program yang diluncurkan Silver Silk ini sudah teruji dan terbukti, apalagi sudah berkiprah selama 18 tahun.
Kanwil Kemenag Riau melalui Bidang PHU Kanwil Kemenag Riau sebagai lembaga pengawasan sekaligus pembina seluruh biro travel yang resmi tercatat di Riau, bertugas untuk melaporkan hal hal yang bersifat teknis ke Kemenag Pusat terkait problematika yang ditemui di lapangan, sambung Erizon.
“Menjamurnya travel umrah yang di Riau saat ini, baik itu kantor pusat maupun cabang diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah”, ujarnya.
“Yang sering bermasalah itu kan travel umrah yang tak jelas identitas kantornya, mereka beroperasi disini menjaring jamaah sementara izin cabangnya belum ada”, ungkap Erizon.
Untuk itu Erizon menghimbau khususnya masyarakat Riau agar lebih cerdas memilih travel penyelenggara haji dan umrah khusus, jangan tergiur biaya murah saja agar tidak mengalami masalah di tanah suci.
Pihaknya mengaku memang sudah ada sejumlah travel yang sudah dibekukan operasionalnya bahkan mungkin akan dicabut, seperti BMP karena sudah melanggar aturan dan tidak sesuai dengan regulasi yang ada. “Disamping menelantarkan jamaah juga tidak taat aturan yang tertuang dalam PMA nomor 23 Tahun 2016 tersebut” ucapnya mengakhiri bincang.(vera)