0 menit baca 0 %

Kabid Penmad Tutup Workshop Penerbitan Izin Operasional Madrasah Secara Online.

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas). Kepala Bidang Pendidikan Madrasah H. Mahyudin secara resmi menutup acara Work Shop Penerbitan Izin Operasional Madrasah Secara Online yang dilaksanakan pada Selasa (02/02) bertempat di Aula Bidang Penmad Kanwil Kemenag Provinsi Riau.

Pekanbaru (Inmas). Kepala Bidang Pendidikan Madrasah H. Mahyudin secara resmi menutup acara Work Shop Penerbitan Izin Operasional Madrasah Secara Online yang dilaksanakan pada Selasa (02/02) bertempat di Aula Bidang Penmad Kanwil Kemenag Provinsi Riau.

Dalam uraiannya, Kabid menekankan bahwa mengikuti acara workshop ini sangat penting dan harus faham, jika ada yang belum paham tolong maka sampaikan sebelum pak Tjipto kembali ke Jakarta, ujar Kabid. Kita berharap semua operator harus bekerja sesuai dengan aturan agar proses pelayanan terhadap masyarakat bisa berjalan dengan lancar dan tertib, jika persyaratan pengajuan suatu madrasah tidak lengkap atau ada pemalsuan data maka aplikasi ini tidak akan menerima atau dia akan berwarna merah maka operator provinsi atau pusat akan mengetahuinya, tolong pahami hal ini agar madrasah yang mau berdiri mudah mengurus pendiriannya, intinya urusan masyarakat untuk pengurusan pendirian ini jangan sampai terkendala, pinta Kabid.

Menurut laporan dari Kasi Kelembagaan ada 2 operator Kabupaten yang tidak hadir, yaitu dari Kabupaten Siak dan Bengkalis, ditekankan kepada operator kemenag yang tidak hadir, mau tidak mau wajib mengetahui dan menguasai aplikasi ini, saya tekankan kepada Kasi Kelembagaan dan SIM (Pak Afrialsah Lubis) agar menginformasikan ke 2 kabupaten agar mengirim operatornya untuk belajar ke operator kemenag terdekat, jika perlu boleh langsung datang ke Jakarta menemui Pak Tcipto untuk belajar, yang terpenting aplikasi penerbitan izin tersebut dapat dikuasai agar pelayanan tidak terkendala, imbuh Kabid.

Kedepan, pelayanan prima merupakan keniscayaan yang harus silaksanakan oleh aparatur kemenag, kami mengharapkan jajaran madrasah mulai dari kanwil sampai ke Kemenag Kabupaten/kota bahkan sampai madrasah agar bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat, pelayanan merupakan image building yang harus senantiasa kita bangun, semoga kedepan madrasah lebih baik dan masyarakat lebih baik madrasah sebagai wadah mendidik anak mereka, agar menjadi generasi yang berkarakter, pungkas Mahyudin.(AZ)