0 menit baca 0 %

Kabid Penmad, Tingkatkan Mutu Madrasah Melalui Pemenuhan 8 Standar Pendidikan

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas) - Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Prov.Riau H.Mahyudin menekankan kepada seluruh madrasah di Riau agar melaksanakan peningkatan mutu madrasah melalui pemenuhan 8 standar nasional pendidikan, yaitu; Pemenuhan Standar Isi, Pemenuhan Standar Proses, Pemenuhan Standar...

Pekanbaru (Inmas) - Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Prov.Riau H.Mahyudin menekankan kepada seluruh madrasah di Riau agar melaksanakan peningkatan mutu madrasah melalui pemenuhan 8 standar nasional pendidikan, yaitu; Pemenuhan Standar Isi, Pemenuhan Standar Proses, Pemenuhan Standar Kelulusan, Pemenuhan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Pemenuhan Standar Sarana Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan serta Standar Penilaian, hal ini disampaikannya pada acara Workshop Bedah Intrumen Perangkat Akreditasi Madrasah Tahun 2015 di Hotel Alpha Pekanbaru Selasa (06/10).

Disela penyampaian materinya, Kabid Penmad mengharapkan kepada seluruh peserta yang merupakan Kepala Madrasah yang akan diakreditasi tahun 2015 ini paling rendah mendapatkan nilai akreditasi minimal B, karena problematika yang terjadi di Madrasah saat ini ada 8 hal, 1. Masih ada guru yang mengajar tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya, 2. Kinerja guru belum oftimal, 3. Proses pembelajaran masih bersipat kompensional, 4. Ketersediaan buku belum memadai, 5. Kualitas buku masih rendah, 6. Kesejahteraan guru belum oftimal, 7. Ketersediaan sarana prasarana belum memadai, serta 8. Belum terintegrasinya pendidikan agama dengan pendidikan umum, oleh sebab itu sebelum Tim penilai turun ke Madrasah bapak/ibu maka permasalahan ini harus dituntaskan terlebih dahulu agar akreditasi madrasah yang bapak/ibu pimpin dapat hasil yang memuaskan, harap Kabid

Acara Workshop tersebut di Taja oleh Badan Akreditasi Provinsi (BAP S/M) Provinsi Riau yang diikuti oleh 5 Madrasah Ibtidaiyah, 28 Madrasah Tsanawiyah dan 7 Madrasah Aliyah yang total peserta sebanyak 40 Madrasah se-Riau, adapun tujuan dilaksanakannya workshop ini adalah untuk memudahkan pengisian instrumen bagi madrasah yang akan di akreditasi, disamping itu juga untuk memudahkan madrasah dalam menyiapkan bukti fisik bahan akreditasi yang dapat terpenuhi berdasarkan 8 standar nasional pendidikan, papar Afrialsyah Lubis salah seorang Tim Asesor dan pengurus BAP S/M yang juga Kasi Kelembagaan dan SIM Bidang Penmad.

Selanjutnya, Drs. Afrialsyah Lubis M.Pd yang juga pemateri Tekhnik Penskoran dan Sistim Penilaian Akreditasi kepada Awak Media menyampaikan, peserta yang ikut Workshop kali ini adalah 40 Madrasah yang akan diakreditasi pada bulan Oktober dan akan dinilai oleh Tim Asesor pada bulan November nanti, perlu kami sampaikan bahwa penilaian Akreditasi ada 4 kategori penilaian, 1. Nilai A skor 86 – 100, 2. Nilai B skor 71 – 85, 3. Nilai C skor 56 – 70 dan yang ke-4. Tidak Terakreditasi (TT) skornya dibawah 56, dan ini harus menjadi perhatian dari seluruh peserta, tambah Lubis, sapaan akrab Kasi Kelembagaan ini serius.

Sebagai Kasi Kelembagaan dan SIM Bidang Penmad, yang memiliki data tentang Akreditasi Madrasah se-Prov.Riau, Afrialsyah menyampaikan bahwa jumlah Madrasah yang terakreditasi di Provinsi Riau saat ini adalah; Akreditasi A sebanyak 114 Madrasah, Akreditasi B 272 Madrasah dan Akreditasi C sebanyak 332 Madrasah, sedangkan Madrasah yang belum terakreditasi pada saat ini sejumlah 539 Madrasah, InshaAllah yang belum terakreditasi ini secepatnya akan kita akreditasi sebagaimana yang disampaikan oleh Kabid Penmad bahwa percepatan akreditasi merupakan program prioritas Bidang Madrasah tahun 2015, pungkas Lubis. (AZ)