0 menit baca 0 %

Kabid Penmad dan Kasi Kelembagaan Lakukan Uji Petik Terhadap Kesiapan Akreditasi Madrasah

Ringkasan: Kampar (Inmas) Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Riau H. Asmuni dan Kasi Kelembagaan dan SIM  H. Herra Firmansyah di dampingi oleh Kasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilyas, M/Ag melakukan uji petik terhadap pelaksanaan Akreditasi Madrasah di Madrasah Aliyah PP.

Kampar (Inmas) Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Riau H. Asmuni dan Kasi Kelembagaan dan SIM  H. Herra Firmansyah di dampingi oleh Kasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilyas, M/Ag melakukan uji petik terhadap pelaksanaan Akreditasi Madrasah di Madrasah Aliyah PP. Darun Nahdha Tawalib Bangkinang, Kabupaten Kampar pada Jum’at (28/07).

 

Uji petik ini kita lakukan adalah untuk melihat kesiapan madrasah dalam melaksanakan proses visitasi dan penilaian terhadap Akreditasi Madrasah yang sudah kadaluarsa atau sudah lama akreditasinya tidak diperpanjang, karena Akreditasi madrasah merupakan salah satu indikasi kredibilitas madrasah sebagai penyelenggara pendidikan yang berkualitas, semakin bagus akreditasi madrasah tersebut maka akan semakin bagus pula kualitasnya bahkan sebaliknya, oleh sebab itu tugas Bidang Penmadlah untuk memantau dan melakukan pembinaan terhadap madrasah yang akan di akreditasi, urai Kabid Penmad.

 

Selanjutnya, menjawab perihal banyaknya madrasah yang tidak masuk kuota visitasi dan penilaian dari BAPS/M Prov.Riau tahun 2017 ini merupakan pertanyaan besar bagi kita, hal ini dikarenakan banyaknya madrasah yang wajib diakreditasi tahun ini karena umur akreditasinya sudah mati akan tetapi mereka tidak masuk dalam daftar untuk diakreditasi oleh pihak BAPS/M Prov.Riau, disamping kita mengevaluasi kinerja jajaran Penmad yang mengurusi masalah akreditasi juga kita melakukan peninjauan langsung ke madrasah yang sudah dianggap layak di maksud termasuk MA PP Darun Nahdah yang sudah berakhir akreditasi sebelumnya pada tahun 2013 lalu, jika ini tidak cepat kita lakukan akreitasi maka akan berdmpak luas bagi MA Darun Nahdha, adahal secara fisik sarana prasarana mereka sudah sangat siap untuk memperoleh nilai A, namun penilaian tersebut juga dipengaruhi oleh penilaian8 standar lainnya, tambah Asmuni sapaan akrab Kabid Penmad.

 

Menambahkan hal tersebut, Kasi Kelembagaan yang membidangi akreditasi madrasah kepada Inmas menyampaikan, masalah akreditasi madrasah merupakan program prioritas Seksi Kelembagaan yang dititik beratkan oleh Kabid Penmad disamping maalah penegerian madrasah dan lainnya, uji petik ini kita lakukan adalah untuk mendeteksi dan merunut apa penyebab dari sedikitnya kuota yang dikeluarkan oleh BAPS/M untuk akreditasi madrasah tahun 2017 ini, setelah kita telusuri rupanya penyebabnya adalah tidak adanya usulan dari UPAK tingkat Kecamatan yang merupakan perpanjangan tangan BAPS/M untuk menerima usulan akreditasi atas Sekolah/Madrasah yang berada di kawasan masing-masing sehingga menyebabkan hal tersebut terjadi, terang Herra.

 

Oleh sebab itu, kedepan kita akan memperkuat koordinasi dan membangun kemitraan yang kuat dengan BAPS/M di tingkat provinsi dan dengan UPAK di Kabupaten/kota dan kecamatan agar kedepan kita tidak kecolongan lagi mengenai akreditasi madrasah ini baik yang sipatnya perpanjangan maupun terhadap amdrasah yang belum pernah di akreditasi agar lembaga pendidikan di bawah naungan Kemenag (madrasah-red) lebih berkualitas dan diakui keberadaannya, tambah Herra.

 

Menanggapi hal tersebut, pimpinan MA Darun Nahdha Buya Rusdi didampingi Kepala Tata Usaha M. Taufik dan perangkat lainnya menyampaikan bahwasanya sebagai penyelenggara pendidikan kami sudah berupaya maksimal untuk melengkapi kelengkapan administrasi menunjang kredibilitas madrasah, namun ada beberapa kendala yang berkaitan dengan kemitraan dan kerjasama dengan pihak luar madrasah, kami sering mengkomunikasikan dengan pihak yang berkopenten tentang setiap permasalahan termasuk masalah akreditasi ini, sebagai informasi bahwa tahun lalu kita baru selesai diakreditasi perpanjangan pada jenjang MTs Darun Nahdhah, semoga tahun ini MAnya bisa diakreditasi, urai Buya Rusdi.

 

Terakhir Kabid Penmad mengharapkan agar permasalahan seperti MA Darun Nahdha ini tidak terulang lagi bagi madrasah lainnya di Riau, semoga seluruh jajaran Penmad agar menjadikan kejadian ini sebagai perhatian tersendiri, pro aktif dan perhatian Pengawas Madrasah di daerah sangat kami harapkan perannya dalam meningkatkan kualitas madrasah, mari kita berbuat yang terbaik untuk mewujudkan Madrasah Lebih Baik dan Lebih Baik Madrasah, pungkas Kabid Penmad.(AZ)