Kampar
(Inmas) Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Riau H.
Asmuni dan Kasi Kelembagaan dan SIM H.
Herra Firmansyah di dampingi oleh Kasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilyas,
M/Ag melakukan uji petik terhadap pelaksanaan Akreditasi Madrasah di Madrasah
Aliyah PP. Darun Nahdha Tawalib Bangkinang, Kabupaten Kampar pada Jum’at
(28/07).
Uji petik ini kita lakukan
adalah untuk melihat kesiapan madrasah dalam melaksanakan proses visitasi dan
penilaian terhadap Akreditasi Madrasah yang sudah kadaluarsa atau sudah lama
akreditasinya tidak diperpanjang, karena Akreditasi madrasah merupakan salah
satu indikasi kredibilitas madrasah sebagai penyelenggara pendidikan yang
berkualitas, semakin bagus akreditasi madrasah tersebut maka akan semakin bagus
pula kualitasnya bahkan sebaliknya, oleh sebab itu tugas Bidang Penmadlah untuk
memantau dan melakukan pembinaan terhadap madrasah yang akan di akreditasi,
urai Kabid Penmad.
Selanjutnya, menjawab
perihal banyaknya madrasah yang tidak masuk kuota visitasi dan penilaian dari
BAPS/M Prov.Riau tahun 2017 ini merupakan pertanyaan besar bagi kita, hal ini
dikarenakan banyaknya madrasah yang wajib diakreditasi tahun ini karena umur
akreditasinya sudah mati akan tetapi mereka tidak masuk dalam daftar untuk
diakreditasi oleh pihak BAPS/M Prov.Riau, disamping kita mengevaluasi kinerja
jajaran Penmad yang mengurusi masalah akreditasi juga kita melakukan peninjauan
langsung ke madrasah yang sudah dianggap layak di maksud termasuk MA PP Darun
Nahdah yang sudah berakhir akreditasi sebelumnya pada tahun 2013 lalu, jika ini
tidak cepat kita lakukan akreitasi maka akan berdmpak luas bagi MA Darun
Nahdha, adahal secara fisik sarana prasarana mereka sudah sangat siap untuk
memperoleh nilai A, namun penilaian tersebut juga dipengaruhi oleh penilaian8
standar lainnya, tambah Asmuni sapaan akrab Kabid Penmad.
Menambahkan hal tersebut,
Kasi Kelembagaan yang membidangi akreditasi madrasah kepada Inmas menyampaikan,
masalah akreditasi madrasah merupakan program prioritas Seksi Kelembagaan yang
dititik beratkan oleh Kabid Penmad disamping maalah penegerian madrasah dan
lainnya, uji petik ini kita lakukan adalah untuk mendeteksi dan merunut apa penyebab
dari sedikitnya kuota yang dikeluarkan oleh BAPS/M untuk akreditasi madrasah
tahun 2017 ini, setelah kita telusuri rupanya penyebabnya adalah tidak adanya
usulan dari UPAK tingkat Kecamatan yang merupakan perpanjangan tangan BAPS/M
untuk menerima usulan akreditasi atas Sekolah/Madrasah yang berada di kawasan
masing-masing sehingga menyebabkan hal tersebut terjadi, terang Herra.
Oleh sebab itu, kedepan kita
akan memperkuat koordinasi dan membangun kemitraan yang kuat dengan BAPS/M di
tingkat provinsi dan dengan UPAK di Kabupaten/kota dan kecamatan agar kedepan
kita tidak kecolongan lagi mengenai akreditasi madrasah ini baik yang sipatnya
perpanjangan maupun terhadap amdrasah yang belum pernah di akreditasi agar
lembaga pendidikan di bawah naungan Kemenag (madrasah-red) lebih berkualitas
dan diakui keberadaannya, tambah Herra.
Menanggapi hal tersebut,
pimpinan MA Darun Nahdha Buya Rusdi didampingi Kepala Tata Usaha M. Taufik dan
perangkat lainnya menyampaikan bahwasanya sebagai penyelenggara pendidikan kami
sudah berupaya maksimal untuk melengkapi kelengkapan administrasi menunjang
kredibilitas madrasah, namun ada beberapa kendala yang berkaitan dengan
kemitraan dan kerjasama dengan pihak luar madrasah, kami sering
mengkomunikasikan dengan pihak yang berkopenten tentang setiap permasalahan
termasuk masalah akreditasi ini, sebagai informasi bahwa tahun lalu kita baru
selesai diakreditasi perpanjangan pada jenjang MTs Darun Nahdhah, semoga tahun
ini MAnya bisa diakreditasi, urai Buya Rusdi.
Terakhir Kabid Penmad
mengharapkan agar permasalahan seperti MA Darun Nahdha ini tidak terulang lagi
bagi madrasah lainnya di Riau, semoga seluruh jajaran Penmad agar menjadikan
kejadian ini sebagai perhatian tersendiri, pro aktif dan perhatian Pengawas
Madrasah di daerah sangat kami harapkan perannya dalam meningkatkan kualitas
madrasah, mari kita berbuat yang terbaik untuk mewujudkan Madrasah Lebih Baik
dan Lebih Baik Madrasah, pungkas Kabid Penmad.(AZ)