Kabid Pendidikan Madrasah Kunjungi Sejumlah Madrasah di Indragiri Hilir
Ringkasan:
Tembilahan (Humas) - Kabid pendidikan madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs H Mahyudin MA dan Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Indragiri Hilir, Drs. H Jisman dan rombongan melakukan kunjungan ke sejumlah madrasah di Indragiri Hilir pada Rabu (31/7).
Tembilahan (Humas) - Kabid pendidikan madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs H Mahyudin MA dan Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Indragiri Hilir, Drs. H Jisman dan rombongan melakukan kunjungan ke sejumlah madrasah di Indragiri Hilir pada Rabu (31/7). Hal itu dilakukan dalam rangka melihat langsung proses belajar mengajar dan kondisi fisik madrasah yang ada di Tembilahan.
Di MTSN Tembilahan, Drs H Mahyudin MA mengharapkan supaya sekolah ini memiliki program unggulan. “Siswa-siswa unggulan yang telah dibina selama ini ke depannya dicari lagi yang paling unggul. Jika perlu, pembinanya direkrut dari tenaga pendidik yang lebih unggul lagi. Kalau perlu didatangkan dari tempat lain,†kata H Mahyudin.
Menurut Kabid lagi, MTSN ini amat diminati masyarakat. Hal ini terbukti adanya satu lokal yang dibangun sendiri oleh masyarakat melalui komite madrasah untuk menampung supaya anak mereka bisa bersekolah di sini.
Usai mengunjungi MTSN Tembilahan, kabid pendidikan madrasah meninjau kondisi labor bantuan Kementerian Agama tahun 2012 di MA dan meninjau kondisi bangunan MTS dan MI swasta di Kecamatan Kritang. Pada kesempatan itu, rombongan kabid pendidikan madrasah juga melakukan ramah tamah dengan kepala MI, MTS dan MA swasta tersebut.
Pada temu ramah itu, Kepala Madrasah Aliyah (MA), Hindi Saputra, S.Pd I mengucapkan terima kasih kepada kabid pendidikan madrasah dan rombongan yang telah sudi berkunjung ke komplek madrasah di atas tanah wakaf haji Adang Muhammad tersebut. Hindi Saputra juga mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Agama yang telah membangun lokal dan labor sebagai sarana utama penunjang belajar madrasah. Ke depannya pihak madrasah juga tak akan pernah bosan minta binaan dan bantuan dari Kementerian Agama demi kelancaran proses belajar mengajar di madrasah tersebut.
Pada` kesempatan itu, kabid pendidikan madrasah mengingatkan pihak madrasah untuk menyiapkan proposal dan data emis. “Tanpa data emis, proposal yang diajukan pihak madrasah akan sulit mendapat bantuan karena pada tahun 2014 nanti data kita mulai satu pintu. Untuk itu, tolong data terus di-input dan di-update selalu,†kata H Mahyudin.
Berkaitan dengan persaingan dengan sekolah umum, H Mahyudin juga mengingatkan pihak madrasah untuk meningkatkan mutu dengan cara menonjolkan keunggulan-keunggulan dari madrasah tersebut. Selain itu H Mahyudin juga mengingatkan pihak madrasah, selain minta bantuan ke kemenag juga mohon pula kepada Pemda dan masyarakat luas.
“Madrasah ini amat besar peranan dan pengaruhnya untuk membentengi generasi muda dari bobroknya akhlak. Untuk itu tidak ada salahnya masyarakat dan pemerintah daerah juga ikut membantu,†saran H Mahyudin.
Melihat kondisi MI, MTS dan MA di Kritang ini, kabid pendidikan madrasah amat merasa prihatin. Oleh sebab itu pada tahun 2012 Kementerian Agama telah menyalurkan bantuan berupa dana Blok Gran bagi MI dan Labor bahasa bagi MA ini. (ghp)