0 menit baca 0 %

Kabid Penaiszawa : Kurban sebagai Parameter Implementasi Nilai Syariat

Ringkasan: Pekanbaru ( Inmas) – Hari ini Jum’at (25/09) pukul 08.00 WIB, keluarga besar Kantor Wilayah Kementerian Agama merayakan Hari Raya Idul Adha dengan melaksanakan penyembelihan hewan kurban di halaman Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kakanwil Kemen...

Pekanbaru ( Inmas) – Hari ini Jum’at (25/09) pukul 08.00 WIB, keluarga besar Kantor Wilayah Kementerian Agama merayakan Hari Raya Idul Adha dengan melaksanakan penyembelihan hewan kurban di halaman Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kakanwil Kemenag Riau H Tarmizi Tohor di dampingi Kabag TU HM Saman serta para pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Kanwi Kemenag Riau. Penyembelihan hewan kurban ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Kanwil Kementerian Agama Riau sebagai wujud rasa cinta kepada sesama umat manusia sekaligus kendaraan untuk medekatkan diri kepada Allah dan rasa syukur kita.

Dihubungi terpisah Kabid Penaiszawa menuturkan, hewan kurban yang disembelih sebanyak dua ekor sapi adalah hasil cicilan peserta kurban melalui koperasi. Sebahagian besar pegawai sangat antusias dan ikut gotong royong melihat pelaksanaan kegiatan tersebut.

Hasil pemotongan hewan kurban, dikatakan Kabid Penaiszawa Drs H Irhas akan diberikan kepada pegawai honorer, satpam (security), office boy, dan seluruh pegawai di lingkungan Kanwil Kemenag Riau. Dikatakanya bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial kita terhadap sesama serta menumbuhkan rasa kebersamaan di lingkungan Kanwil Kemenag Riau. Diungkapkannya kurban tahun ini masih jauh dari maksimal, sehingga kita hanya bisa berbagi dilingkungan intern kantor saja.

“ Tahun lalu memang kita bisa berbagi dengan masyarakat yang kurang beruntung diluar kantor dikarenakan ada subsidi dana juga dari luar, seperti para buruh, bahkan juga pernah kita berikan kepada masyarakat yang willayahnya tidak ada melaksanakan penyembelihan kurban, terangnya.

Menurutnya semangat berkurban dilingkungan Kanwil Kemenag Riau perlu digalakkan dan dikokohkan lagi, mengingat penghasilan kita sekarang juga sudah semakin membaik, sudah diberikan berbagai tunjangan financial seperti tukin ataupun gaji 13, tentulah harus lebih maksimal lagi di masa mendatang.

“Diharapkannya tahun depan peserta kurban akan jauh lebih banyak dan meningkat dari yang sekarang, karena hal ini juga bentuk rasa syukur kita akan rezqi yang diterima”, tekannya. “Begitu masuk bulan Muharram kita sudah mulai lagi menggalang dana untuk persiapan kurban tahun depan, agar lebih bagus lagi hasilnya tentu dengan harapan jika yang intern sudah terpenuhi kita pasti akan bisa supply ke masyarakat diluar lingkungan kantor seperti tahun lalu”, tekannya lagi.

Ditambahkannya melalui pelaksanaan kurban ini yang utama adalah bentuk usaha menauladani syari’at Rasulullah Saw, berusaha menunjukkan bukti kepatuhan kita terhadap syari’at itu sendiri secara nyata dalam kehidupan, bentuk kepedulian untuk berbagi protein hewani kepada sesama, meningkatkan tanggung jawab dan kesaran sosial, bentuk ketundukan dan kepatuhan terhadap nilai-nilai syari’at, yang akhirnya akan menjadi parameter kesungguhan seseorang dalam menjalankan nilai-nilai agama itu sendiri, tandasnya. (vera)