0 menit baca 0 %

Kabid Penaiszawa Beri Motivasi ASN Sukseskan Program Kemenag

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas) - Kanwil Kemenag Riau diikuti oleh para pejabat dan staf instansi vertikal setempat, Jum’at (10/02) melaksanakan tausiyah di penghujung hari yang penuh berkah. Acara tersebut diawali pembacaan yasin bersama seluruh jamaah yang hadir, dipandu langsung oleh Ustadz Jhon Effendi Lc,M...

Pekanbaru (Inmas) - Kanwil Kemenag Riau diikuti oleh para pejabat dan staf instansi vertikal setempat, Jum’at (10/02) melaksanakan tausiyah di penghujung hari yang penuh berkah. Acara tersebut diawali pembacaan yasin bersama seluruh jamaah yang hadir, dipandu langsung oleh Ustadz Jhon Effendi Lc,MA. Dilanjutkan dengan Tausiyah yang disampaikan oleh ustadz DR M Fahri MA.

Pada kesempatan tersebut Kabid Penaiszawa HM Saman S Sos Msi memberikan arahan dan nasehatnya mengenai teknis dan program yang akan dilaksanakan oleh Kemenag kedepan. Berangkat dari hasil rapat pengurus Mushallah Amal Ikhlas Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau Kabid Penaiszawa Drs HM Saman menyampaikan beberapa hal penting terkait dengan rutinitas yang akan dilaksanakan di Mushalla kantor Kemenag Riau. Ada beberapa hal yang akan segera dilaksanakan, tuturnya dihadapan seluruh ASN yang mengikuti tausiyyah yang akan rutin digelar setiap Jum’at tersebut.

Pertama, melengkapi sarana dan prasarana mushalla yang akan menunjang kenyaman dalam beribadah, terutama sound sistem dan microfon yang masih belum memadai selama ini, akan ditambah untuk bagian dalam mushalla, kemudian juga perangkat atau rak almari tempat sendal agar terlihat lebih rapi, dan tikar tempat sholat yang wajib dibersihkan setiap harinya, penertiban seperti ini menurutnya perlu agar jamaah merasa nyaman dan bersemangat dalam beribadah dan sholat jama'ah,  jelas Saman.

Sementara untuk program jangka panjang kedepan, sekiranya mushalla yang kita gunakan saat ini terlalu kecil dan belum mampu menampung jamaah yang semakin banyak. Maka kita akan membuat target dan planing untuk memperbesar mushalla ini, ucapnya. Dan insyaAllah jika hal itu terlaksana, bukan tak mungkin mushalla ini akan kita tingkatkan menjadi sebuah Masjid, harapnya. Dan jika sudah menjadi sebuah Masjid sebutnya, maka operasional nya untuk sholat lima waktu wajib dilaksanakan di Masjid tersebut dilengkapi dengan fasiltas yang memadai untuk ukuran dan standart sebuah masjid. Bahkan kita harus menunjuk satu orang profesional yang mau tinggal di Masjid dan sekaligus mengurus Masjid ini, terangnya lagi.

Selanjutnya HM saman juga menyinggung masalah ibadah kurban. Saat ini pihak nya tengah membuat surat kepada  seluruh karyawan/ti tak terkecuali pejabat maupun tenaga pramubakti yang memiliki keinginan untuk melaksanakan ibadah kurban Tahun ini, kita akan laksanakan di wilayah Kantor Kemenag Riau. Selain itu kita juga akan berusaha memberikan kurban satu ekor sapi  fokus pada daerah dan wilayah yang tidak ada melaksanakan kurban, tegasnya. Menurutnya hal tersebut sangat penting dalam rangka memberikan motivasi sekaligus membantu masayarakat yang masih kekurang secara finacial dan spritual. Terkait hal itu kita masih punya waktu selama enam bulan kedepan untuk mempersiapkan hal hal teknis untuk pelaksanaan ibadah kurban nanti, pesannya.

Lebih lanjut beliau menambahkan tentang masalah kegunaan infaq yang sudah berjalan selama ini, Saman mengatakan infaf akan dibagi menjadi dua yaitu: Infaq sosial untuk jamaah yang mengalami musibah atau sakit dan Infaq untuk operasional mushalla mulai dari cleaning servicenya hingga kelengkapan sarana dan pra sarana. Hal ini sudah tertuang sesuai dengan SK Kakanwil Kemenag Riau, dimana akan dikelola oleh bertindak sebagai Sekretaris Kabid Pakis Drs H fairus, bendahara Kabid Urais dan Binsyar Drs H Irhas, jelasnya menutup arahan.(vera/ft:faj)