Kabid Haji : Tahun ini JCH Riau 4036
Ringkasan:
Kampar (Humas) – Jemaah calon Haji (JCH) asal Provinsi Riau akan diberangkatkan ke tanah suci Mekkah tahun 2013 ini berjumlah 4036 orang. Demikian dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Drs H Muhammad Aziz MM MA dalam arahan...
Kampar (Humas) – Jemaah calon Haji (JCH) asal Provinsi Riau akan diberangkatkan ke tanah suci Mekkah tahun 2013 ini berjumlah 4036 orang. Demikian dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Drs H Muhammad Aziz MM MA dalam arahannya pada acara manasik haji tingkat Kab. Kampar tahun 2013 hari senen (02/09) di Masjid Jami’ Al-Ihsan Markaz Islami Kab. Kampar
Aziz mengatakan, JCH Riau yang berjumlah 4.036 orang ini akan berangkat pada 12 September mendatang berangkat melalui Embarkasi Batam dengan 11 kloter. Dari 11 kloter tersebut, tiga diantaranya akan digabung dengan provinsi tetangga seperti Jambi, Kepulauan Riau dan Kalimantan Barat. Sedangkan 8 kloter lagi sepenuhnya di isi oelh jemaah asal Riau.
Lebih lanjut Aziz mengatkan, untuk keberangkatan tanggal 12 September itu, akan dimulai oleh JCH asal Kota Dumai melalui kloter keempat. Selanjutnya JCH asal Riau akan berlanjut hingga kloter 14 pada 22 September. Dan pada tahun ini JCH Kab. Kampar berada pada kloter 10 dan 11. Untuk kloter 10 adalah kloter penuh Kab. Kampar dengan JCHnya 445 orang. Sedangkan kloter 11 berjumlah 123 orang adalah kloter gabungan yang bergabung dengan Pekanbaru, Kepulauan Meranti dan Kab. Kuansing.
Dari Hasil Qur’ah atau undian yang dillakukan pada rapat Persiapan Haji pada hari Kamis malam (29/08), Jema’ah Calon Haji Kab. Kampar berada di Bahutma Mahtab 44 dan Mahbaz Jin Mahtab 04. Jarak pemondokan Jema’ah Calon Haji Kab. Kampar untuk tahun ini di Bahutma Mahtab 44 dan Mahbaz Jin Mahtab 04 dengan jarak tempuh lebih kurang 2 KM dari Masjidil Harram. Untuk itu, Aziz berpesan kepada seluruh JCH Kampar dalam memunaikan ibadah haji tahun ini dengan ikhlas dan sabar sembari meluruskan niat hanya semata-mata mengharapkan ridho dari Allah SWT. Karena, kalau Allah SWT telah Ridho kepada kita, Insya Allah Ibadah yang mengandalkan fisik ini, akan mudah kita laksanakan, tutupnya. (Ags)