0 menit baca 0 %

Kabid Haji : Musim Haji Tahun ini, 9 Orang Wafat

Ringkasan: Kampar (Humas) - Pelaksanaan Ibadah haji, pada musim haji tahun ini, sebanyak 9 orang Jema'ah Haji asal Riau wafat (meninggal dunia). Demikian salah satu poin yang disampaikan Kepala Bidang Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau Drs H Muhammad Aziz MA dalam acara bimbingan dan ev...

Kampar (Humas) - Pelaksanaan Ibadah haji, pada musim haji tahun ini, sebanyak 9 orang Jema'ah Haji asal Riau wafat (meninggal dunia). Demikian salah satu poin yang disampaikan Kepala Bidang Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau Drs H Muhammad Aziz MA dalam acara bimbingan dan evaluasi haji beberapa waktu lalu di Aula Mini Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah H Dirhamsyah SAg, dan seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se Kab. Kampar.

Aziz mengatakan, Dari 4.016 jemaah haji yang berasal dari Riau ini, jema’ah haji yang wafat di Kota Madinah Al-Munawwarah satu orang, tujuh orang di Kota Mekkah Al-Mukarromah dan satu orang lagi di Kota Batam.

Lebih lanjut Aziz mengatakan, Jema'ah Haji yang wafat atau meninggal tersebut antara lain Zainuddin dari Kabupaten Pelalawan, Martius dari Kota Pekanbaru, Hamzah dari Kabupaten Bengkalis, Sri Wahyuni dari Kabupaten Rokan Hilir, Supardi dari Kabupaten Indragiri Hilir dan Kamaruddin dari Kabupaten Pelalawan, Jauhari dari Kabupaten Siak, Muhammad Bin Abdul Samad dari Kabupaten Kepulauan Meranti dan Syamsuddin Bin Basyaruddin Bomo dari Pasir Rambah, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu.

Alhamdulillah, untuk Kabupaten Kampar pada musim haji tahun ini tidak ada yang wafat, dan proses pemberangkatan serta pemulangan jem’ah haji, khususnya di Kab. Kampar berjalan sukses, aman dan kondusif, sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama. Untuk itu, mari kita tingkatkan terus pelayanan haji ini dari tahun ke tahun. Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama, karena melayani jema’ah haji ini, adalah suatu tugas yang bernilai ibadah, tutup Aziz. *** (Ags)