Pelalawan (Humas) – Untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada Calon Jemaah haji pada khususnya dan kepada masyarakat pada umumnya, Kepala Bidang Haji dan Umroh Kanwil Kemenag Riau, Drs. H. M Aziz, MM.MA lakukan monitoring sekaligus pembinaan terhadap pegawai seksi Haji Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan, Rabu (18/03).
Kabid Haji Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau didampingi Kasi Dokumentasi dan Pendataan H. Darwison serta Staf Bidang Haji NIK Yurmansyah, S.Pd. Kedatangan rombongan disambut Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan Drs.H. Syahrul Mauludi, MA.
Beliau menyambut baik kedatangan TIM Bidang Haji Kanwil Kemenag Provinsi Riau yang melakukan monitoring Dokumentasi Calon Jemaah Haji di kabupaten Pelalawan. "Diharapkan dengan kunjungan ini kelengkapan Dokumen para CJH kita dapat terpantau kekurangannya, “ tutur beliau Di sela-sela monitoring.
Kabid Haji menyampaikan bahwa monitoring ini berkenaan dengan pelaksanaan musim haji pada tahun 2015. "Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, kita dan memberikan hasil yang maksimal kita sudah jauh-jauh hari mempersiapkan segala keperluan penunjang ibadah haji termasuk di dalamnya terkait dokumen Calon Jemaah Haji kita,” ujar beliau.
Beliau memberi motivasi kepada petugas Siskohaj memberikan pelayanan yang baik dan memeriksa kelengkapan persyaratan secara teliti agar tidak ada kendala ketika menjelang keberangkatan Calon Jemaah Haji. Mengenai pelaksanaan manasik, pelaksanaan manasik haji 2015 dilaksanakan setelah biaya manasik di cairkan. "Fiqih yang dilaksanakan dalam menasik harus fiqih yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama. Dalam melaksanakan pembinaan manasik haji tersebut, diusahakan agar jamaah betul-betul mengerti rangkaian ibadah haji sebelum mereka berangkat ke tanah suci," lanjutnya.
"Sebagai aparatur negara yang mempergunakan anggaran negara, setelah kegiatan dilaksanakan, pertanggungjawaban secara administrasi juga harus dilengkapi, sehingga tercapai tujuan manasik Haji, tertib administrasi, tepat keuanga dan dapat dipertanggung jawabkan," tutup beliau. (AA)