Kabid Haji Kemenag Riau Tinjau Siskohat Pelalawan
Ringkasan:
Pekanbaru (Humas)- Untuk meningkatkan pelayanan haji khususnya bagi jamaah yang akan mendaftar Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Riau Drs. HM. Aziz, MA,MM melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kemenag Kabupaten Pelalawan, Selasa (05/02).
Pekanbaru (Humas)- Untuk meningkatkan pelayanan haji khususnya bagi jamaah yang akan mendaftar Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Riau Drs. HM. Aziz, MA,MM melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kemenag Kabupaten Pelalawan, Selasa (05/02).
Dalam kunjungannya Kabid Haji dan Umrah yang didampingi oleh Kepala Seksi Pendaftaran
dan Dokumen H. Defizon, S.Kom dan Kepala Seksi Pembinaan Jamaah dan Petugas Drs. H. Asril, disambut oleh Kakan kemenag Kab. Pelalawan Drs. H. Zulkifli, Kasi Haji dan Umrah HM. Rais dan Kasi Penazawa HM. Amin.
Kabid Haji dan Umrah meninjau langsung ruang pelayanan pendaftaran haji yang sudah menggunakan Siskohat online. Untuk ruang pendaftaran jamaah haji di Kantor Kemenag Kab. Pelalawan HM. Aziz menyebutkan ruang ini perlu diperluas. Adapun alasan diperlukannya ruangan yang disebabkan jika rata-rata dalam satu hari ada lima pendaftar maka diperlukan ruang tunggu bagi pendaftar, disamping itu ruangan haji juga terdapat perangkat Siskohat online yang difungsikan untuk input bio data simetrik jamaah yakni berupa kamera dan alat sidik jari.
Tidak hanya itu ruangan haji juga memiliki tempat arsip yang baik, sebab mulai dari jamaah mendaftar hingga jamaah berangkat ke tanah suci banyak berkas yang disimpan di kantor Kemenag yakni berupa arsip lembar BPIH, foto copy ktp, kartu keluarga, hingga fotocopy pasport, begitu pula dengan arsip jamaah yang batal berangkat, oleh sebab itu ruang pelayanan haji harus memiliki ruangan yang memadai.
Dari kunjungan yang telah dilaksanakan, Kabid Haji dan Umrah mengusulkan kepada Kemenag Kab. Pelalawan agar ruang haji diperluas sehingga jamaah yang dating untuk mendaftar merasa nyaman, serta dapat menympan arsip dengan baik. Untuk petugas haji khususnya operator siskohat kabid menghimbau agar petugas yang ada untuk merawat peralatan siskohat yang ada, selain itu operator siskohat juga diminta mentransferkan ilmunya kepada rekan kerjanya, sehingga jika ada petugas haji yang berhalangan hadir tidak mengganggu proses pendaftaran. (nik)