0 menit baca 0 %

Kabid Haji Kemenag Prov. Riau Berikan Materi pada Penutupan Manasik Haji di Kabupaten Kuansing

Ringkasan: Kuansing (Inmas), Kedatangan Kabid Haji Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau H. Erizon Efendi, S.Ag pada hari Jum'at (13/07) ke Kabupaten Kuantan Singingi mendapat sambutan yang hangat dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi Drs.

Kuansing (Inmas), Kedatangan Kabid Haji Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau H. Erizon Efendi, S.Ag pada hari Jum'at (13/07) ke Kabupaten Kuantan Singingi mendapat sambutan yang hangat dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi Drs. H. Jisman, MA. Karena waktu kunjungannya pada pagi hari, maka beliau ikut serta dalam apel pagi dilaksanakan di halaman kantor, Kakankemag pada kesempatan itu mempersilahkan Kabid Haji untuk menjadi penerima apel pagi pada wakti itu.

Kunjungan Kabid Haji pada waktu itu adalah dalam rangka menjadi narasumber atau pemateri pada penutupan kegiatan manasik haji tingkat kabupaten yang dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi. Dalam kesempatan itu beliau menyampaikan; 1) Kepada Karu dan Karom yang telah ditunjuk supaya dapat bekerja maksimal dalam memberikan pelayanan kepada jemaah, karena kepuasan jemaah adalah indikasi keberhasilan petugas haji dalam melaksanakan tugasnya selama musim haji. 2) Pemerintah akan selalu berusaha meningkatkan kualitas pelayanan haji dari tahun ke tahun, diharapkan untuk tahun ini ada peningkatan dari segi nilai yang lebih signifikan dari tahun sebelumnya. 3) Peningkatan layanan yang juga menjadi salah satu fokus utama pada tahun ini adalah dari segi transportasi, dengan sarana transportasi yang lancar jemaah akan dimudahkan untuk menjangkau area yang cukup jauh. 4) Pelayanan akomodasi, dalam pelayanan akomodasi ada tiga standar yang telah ditetapkan oleh Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) yaitu: standar administrasi, standar wilayah, dan standar jarak, kualitas, dan harga. 5) Pelayanan Konsumsi, dari segi konsumsi telah terjadi peningkatan yang cukup signifikan tahun ini, jika pada tahun sebelumnya jemaah mendapat makan di Mekah sebanyak 25 kali, maka pada tahun ini jemaah mendapat makan sebanyak 40 kali. 6) Pada paspor dan kopor akan diberikan tanda khusus, sehingga akan memudahkan untuk mengenali jemaah haji asal Indonesia. (N/R)