Riau (Inmas) – Jemaah wajib menjalani Wukuf termasuk juga mereka yang sedang sakit saat wukuf di Arafah. Petugas haji haji disejmulah Kloter mulai melakukan persiapan dan survey awal khususnya jalur jalur yang akan dilalui untuk kegiatan armuzna.
Untuk itu Ketua kloter BTH 20 bersma tim TKHI mengingatkan agar jemaah tetap menjaga kesehatan dengan berbagai kegiatan. “Mulai dari visitasi jemaah, kunjungan ke kamar jemaah jemaah lansia, dakwah kesehatan haji, senam kebugaran, hingga game senam berantai sembari jemaah saling memijit”, katanya.
Ketua kloter TKHI mengatakan bahwa Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) akan senantiasa memantau perkembangan kesehatan jemaah yang sakit.
Anasri menyebut secara umum
kesehatan jemaah semakin membaik. Hal itu bisa dipantau dari visitasi jemaah
yang dikontrol tim TKHI kontrol. Semula rata rata jemaah yang berobat mencapai angka sekitar 60 sampai dengan 70 orang setiap hari ke
klinik BTH 20. Alhamdulillah semenjak kemarin sudah berkurang menjadi 40 s.d 50
orang jemaah saja.
Menurutnya hal
itu tak lepas dari rahmat Allah untukjemaah calon haji kita. Termasuk ikhtiar
dan ada upaya preventif dari petugas kloter. “Baik pendekatan rohani oleh TPHI,
TPIHI dan TPHD lebih khusus pendekatan jasmani ilmiah oleh TKHI dan TKHD”,
terang Anasri.
Sementara itu kondisi khusus untuk jemaah risti memang ada bebeapa jamaah yang sakit dibawah pengawasan dokter. “Terhitung di hotel 103 ada 4 orang yang semuanya merupakan jemaah dari Kuansing”, katanya.
Anasri mengatakan pagi ini ada 1 orang jemaah atas nama Jama ali usia 75 tahun sakit dan harus dirawat. “Pagi ini dijemput ambulans sektor 1 dibawa ke KKHI Mekkah”. Sedangkan tiga jemaah lainnya yang berasal dari Inhil dirawat di hotel saja.
Ia berharap semoga dengan semakin iklhas nya seluruh petugas dan jemaah kloter BTH 20 serta ikhtiar menjaga kesehatan persiapan Armuzna, insya Allah menjadi modal utama menjemput rahmat Allah untuk kita semua di Tanah Suci ini.
Ia juga meminta doa dari semua pihak agar jemaah khusus lansia dan jemaah risti yang berjumlah 206 orang jemaah bisa sehat selalu menghadapi Armuzna yang hanya tinggal beberapa hari lagi.
Info terakhir dari dr. Rudi jemaah atas nama Jamaali langsung dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi. Untuk sementara masih menunggu diagnosa dokter. Disinyalir Jamaali mengalami sesak nafas karena sakit infeksi paru paru.(vera)