Pekanbaru (Inmas) - Kabag TU HM Saman menjadi inspektur upacara Senin (31/8) di laman Kanwil Kemenag Provinsi Riau. Kabag TU menyampaikan bahwa Sistem Pengawasan Internal (SPI) di Kanwil Kemenag Riau rendah. Untuk itu ada beberapa hal yang akan dilaksanakan. Pertama, mulai 1 September akan dilaksanakan absensi manual siang yaitu pukul 13.00 -13.15. Kabag berharap kepada Kabid dan Kasubbag memberi tinta merah kepada staf yang tidak hadir pada jam tersebut. Menurutnya, ini memperlihatkan keseriusan Kanwil Kemenag dalam mematuhi aturan.
"Padahal kita sudah diberikan tunjangan kinerja, gaji 13 dan uang makan. Sarana prasarana lengkap, bekerja di ruang ber-ac. Kenapa kita malas juga? Coba lihat teman-teman di KUA yang jarak rumahnya dengan kantor ada yang 30 kilo meter, dengan kondisi jalan tanah berdebu. Ini dapat dikatakan kalau pemimpin tidak berhasil dalam membina padahal setiap upacara dan pembinaan pegawai selalu dibicarakan ini," kata Kabag TU.
Pada kesempatan itu Kabag TU juga menginformasikan bahwa hasil kinerja Kanwil Kemenag Riau hanya 79,26%. Ada beberapa kegiatan tidak bisa dipertanggung jawabkan. Salah-satu upaya, dalam waktu dekat akan dilaksanakan mutasi di lingkungan Kanwil Kemenag.
"Untuk penyegaran, pada 1 Januari 2015 seluruh pegawai akan dimutasi. Mungkin sudah ada yang bosan di tempat kerja selama ini."
Menurut Kabag TU, baru-baru ini sebanyak 2 (dua) PNS Kemenag Riau diberhentikan tidak dengan permintaan sendiri karena melanggar PP No 53.
Di akhir amanatnya Kabag TU memuji kerapian pegawai Kanwil saat melaksanakan upacara Senin. Tapi ia mempertanyakan kenapa pada hari lain tidak seperti itu. Ke depan, Kabag TU juga mengharapkan pegawai Kanwil agar memakai ID Card selama bekerja karena itu merupakan salah-satu ciri identitas PNS Kemenag. (ghp)