0 menit baca 0 %

Ka Subbag TU Kankemenag Siak Hadiri Pawai Budaya Internasional Sampena Festival Siak Bermadah Tahun 2017

Ringkasan: Siak (Inmas) Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Ka Subbag TU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. H. Nursya menghadiri Pembukaan Pawai Budaya Internasional Sampena memperingati Siak Bermadah ke 15 tahun 2017. Festival Siak Bermadah (FSB) ke 15 tahun 2017, diikuti 14 kecamatan di Kabupaten Siak,...

Siak (Inmas) โ€“ Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Ka Subbag TU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. H. Nursya menghadiri Pembukaan Pawai Budaya Internasional Sampena memperingati Siak Bermadah ke 15 tahun 2017. Festival Siak Bermadah (FSB) ke 15 tahun 2017, diikuti 14 kecamatan di Kabupaten Siak, 4 provinsi, 4 kabupaten se-Riau dan juga dari luar negeri, Senin (10/10/2016).

Acara dibuka oleh Wakil Bupati Siak, Drs. H. Alfedri, M.Si. Saat acara pawai dimulai, terlihat dibarisan pertama rombongan marching band yang kemudian disusul oleh Bujang Dara Kabupaten Siak mengenakan pakaian khas melayu dengan bahan asli tenun songket Siak. Disusul oleh peserta dari Negara Singapura. Rombongan yang berpasang-pasangan ini mengenakan pakaian pengantin yang masih dikenakan oleh masyarakat di Singapura hingga saat ini. Mulai dari pakaian melayu, nasional hingga pakaian pengantin dari marga Tionghoa.

Demikian juga dengan rombongan peserta dari DKI Jakarta, Jambi, Sumatera Utara yang sempat menampilkan tari saat melintasi panggung kehormatan. Rombongan Sumatera Barat juga ikut menampilkan tari piring yang biasa ditampilkan dalam setiap acara. Peserta dari Pekanbaru, Kuansing, Bangka Belitung dan Disbudpar Provinsi Riau juga menampilkan tari yang mengundang tawa serta sorak bahagia mereka yang menontonnya. Tak ketinggalan perwakilan dari Kecamatan Minas juga menampilkan pengobatan tradisional Sakai dan disusul Kecamatan Bungaraya yang juga menampilkan upacara turun bumi disertai atraksi sulap intrik.

Masih banyak lagi penampilan budaya yang disuguhkan peserta pawai saat melintasi Istana Siak. Wabup Siak Alfedri berharap, budaya yang ada ini harus tetap dilestarikan hingga ke anak cucu. โ€œJangan sampai terkikis oleh kemajuan zaman. Adat dan budaya patut terus dipertahankan,โ€ kata Alfedri disela acara. (Hd)