Tembilahan (Humas) – Dalam rangka memeriahkan Bulan yang Agung yang merupakan bagian dari salah satu 4 (empat) bulan yang diqgungkan Oleh Allah SAW yakni bulan Rajab,dimana didalamnya terdapat peristiwa yang bersejarah untuk diambil iktibarnya dalam menjalani kehidupan di Dunia dan Akhirat untuk itu Sabtu Malam (04/05) yang bertepatan dengan 04 rajab 1435 H Masjid Nurul Hidayah Jalan Kembang Tembilahan mengelar acara peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan tema Melalui Peringatan Isra Mi’raj kita Tingkatkan Iman dan Taqwa serta memperat tali silaturahmi. Hadir dalam acara Bupati Inhil yang diwakili oleh Staff Ahli Bupati Drs. Sar’i,Ka Kemenag inhil yang diwakili oleh Ka Subbag Tata Usaha Drs. H. Abd Muis ,M.Pd.I,dr.Rusdi Ibrahim,MA selaku penceramah Asal Inhil Yang berdomisili Di Pekanbaru Riau,Tokoh Agama,pemuka Masyarakat,dan para undangan. Hal senada disamapikan Irhamna selaku panitia peringatan Isra Mi’raj menuturkan dalam sambutannya “Ucapan terima kasih yang seluas-luasnya atas kesedian bapak untuk dapat memenuhi undangan kami,sekaligus selamat datang kepada Bapak Penceramah yang bersedia meluangkan waktunya untuk memberikan untaian inti sari peringatan isra mi’raj Nabi Muhammad SAW”tutupnya” Drs. Sar’I selaku staf Ahli Bupati dalam Sambutannya menuturkan”Dengan peringatan Isra mi’raj ini hendaknya Menjadikan kita lebih beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT ,hal ini Juga sejalan dengan Program Bupati Inhil yang lagi digalakan yaitu Magrib Mengaji,dan Jum’at bersih,hendaklah hal tersebut kita dukung agar terciptanya Tembilahan Kota Ibadah”Jelasnya” Dr.Rusdi Ibrahim,MA dalam ceramahnya Menguraikan pengertian dari Isra Mi’raj. Isra’ secara bahasa berasal dari kata ‘saro’ bermakna perjalanan di malam hari. Adapun secara istilah, Isra’ adalah perjalanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersama Jibril dari Mekkah ke masjidil Aqsha. Mi’raj secara bahasa adalah suatu alat yang dipakai untuk naik. Adapun secara istilah, Mi’raj bermakna tangga khusus yang digunakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk naik dari bumi menuju ke atas langit. Perjalanan Isra dimulai oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan menunggang Buraq. Tidak berapa lama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menunggang Buraq, sampailah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Jibril di suatu tempat yang banyak pohon kurmanya. Jibril menyuruh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam turun untuk melaksanakan sholat 2 rakaat dan berdoa kepada Allah di tempat ini. Ternayata, tempat pertama tersebut adalah Madinah. Malaikat Jibril menjelaskan, “Tahukah engkau bahwa engkau shalat di Thaibah (Madinah) dan disitulah engkau kelak berhijrah”. Lalu, perjalanan Mi’raj Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dilanjutkan ke Sidratul Muntaha. Disana, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam diperintahkan untuk melaksanakan sholat fardhu sebanyak 5 kali sehari. Hal ini sebagai media komunikasi Rasul dan pengikutnya untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Karena, dengan menjalankan sholat pada kapan pun juga kita dapat mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan terhindar dari perbuatan keji dan mungkar. Disinilah puncak dari seluruh perjalanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.(riry)
KA SUBBAG TU HADIRI PERINGATAN ISRA MI’RAJ
Ringkasan:
Tembilahan (Humas) – Dalam rangka memeriahkan Bulan yang Agung yang merupakan bagian dari salah satu 4 (empat) bulan yang diqgungkan Oleh Allah SAW yakni bulan Rajab,dimana didalamnya terdapat peristiwa yang bersejarah untuk diambil iktibarnya dalam menjalani kehidupan di Dunia dan Akhirat unt...