0 menit baca 0 %

Ka. MAN 1 Rohil hadiri halal BI halal virtual PGRI Riau

Ringkasan: Rokan Hilir (inmas)- Hari Kamis kemarin, 4 Juni 2020 diadakan Halal bi Halal dan PGRI Berbagi. Kegiatan Halal bi Halal ini dilakukan virtual dengan aplikasi Zoom Meet dan diikuti oleh lebih dari 240 orang yang terdiri dari Pengurus PGRI Kota/Kabupaten se-Riau, Pengawas Sekolah, Pengamat Pendidikan,...

Rokan Hilir (inmas)- Hari Kamis kemarin, 4 Juni 2020 diadakan Halal bi Halal dan PGRI Berbagi. Kegiatan Halal bi Halal ini dilakukan virtual dengan aplikasi Zoom Meet dan diikuti oleh lebih dari 240 orang yang terdiri dari Pengurus PGRI Kota/Kabupaten se-Riau, Pengawas Sekolah, Pengamat Pendidikan, kepala dan para guru.

Halal BI halal tersebut untuk menjalin silaturahim antar Pengurus PGRI Provinsi dengan keluarga besar guru di Provinsi Riau.Acara tersebut di hadiri Gubernur Riau, Drs. Syamsuar, Msi didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Kaharuddin dan Pengurus PB. PGRI Pusat Bapak. Drs. Huzaifah Dadang AG, M.Si.

Acara diawali dengan pembacaan Ayat Suci Alquran oleh Ustadz. Rafiq Al indra, dan pembacaan do'a dipandu Bapak Drs. H. Hasan Basri. Informasi tersebut diperoleh dari Kepala MAN 1 Rohil Drs. Hj. Rahmawati, M.Pd.I saat usai mengikuti halal BI halal virtual.

 “Alhamdulillah walaupun masih berusia 5 bulan, sejak dilantik, sudah ada beberapa progrm yang sudah dilaksanakan termasuk kegiatan pada hari ini, selain itu juga beliau menyampaikan program-program PGRI dimasa yang akan datang. Beliau mengapresiasi dukungan dan perhatian Gubernur Riau terhadap PGRI dan guru-guru di Provinsi Riau,” lanjut Hj. Rahmawati menyampaikan isi sambutan ketua PGRI Riau ,Dr. Muhammad Syafii, S.Pd.,M.Si.

Selanjutnya ia juga menyampaikan sambutan dengan ringkas Ketua Umum PB PGRI , Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd yang diwakili oleh Drs, Hudaifah Dadang, AG, M.Si, menympaikan pentingnya guru melakukan adaptasi dan perubahan metode pembelajaran di masa pandemis Covid-19 ini. Guru-guru harus kreatif, sehingga siswa aktif dan proses pembelajaran aktif. Siswa tidak Jenuh dan bosan

Sementara Gubernur Riau, Drs. H. Syamsuar, M.Si mengucapkan Minal Aidzin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir dan Bathin, kepada semua guru melalui virtual karena, dengan kondisi sekarang, yang berbeda dengan tahun sebelumnya dikarenakan Pandemi Covid-19.

Kemudian Gubri juga menjelaskan perkembangan dan penanganan Covid-19 di Provinsi Riau yang serta penerapkan New Normal. Provinsi Riau yang disampaikan oleh gugus tegas Covid-19 Nasional Peta Epdiemologi memiliki Zona Merah yakni Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Meranti, Zona Hijau Kabupaten Rohil dan Kabupaten Kuansing karena tidak kasus selebihnya Zona Kuning termasuk Kota Pekanbaru dan daerah lainnya," terangnya. Alhamdulillah saat ini sudah 4 hari tidak ada penambahan kasus positif di Provinsi Riau dan pasien yang sembuh terus meningkat yang sampai saat ini Riau memiliki Kasus positif 117 orang, 96 sembuh dan angka kesembuhan sebesar 82 persen serta 15 masih dirawat.

"Dengan kondisi sekarang ini, kita tidak boleh lengah, kita harus terus waspada khususnya anak - anak kita dengan kondisi sekarang kita tidak mengurangi arti pembelajaran, karena tidak semua anak - anak bisa mengikuti belajar virtual, pembelajaran tatap muka masih dibutuhkan," ujar Gubri.

Ia juga berharap tenaga pengajar guru - guru nantinya menyampaikan terkait perubahan perilaku diri menjadi disipiln kebersihan dan mentaati protokol kesehatan dengan ketat agar kita semua terhindar dari Covid-19.

Dalam Kegiatan ini juga dilaksanakan Acara PGRI Riau Berbagi kepada anak Yatim di salah satu Panti Asuhan yang ada di kota Pekanbaru, Santunan anak yatim ini diserahkan oleh Wakil Ketua PGRI Riau, Drs. Pahmijan kepada pengurus Panti. Santunan ini berasal dari sumbangan guru-guru se -Provinsi Riau, Semoga bantuan ini berkah dan bermanfaat bagi anak-anak Yatim.

Rangkaian acara diakhiri dengan Tausiah Halal bi halal Ust. Fajeriansyah, Lc.,MA. Dalam uraian penceramah kembali mengingatkan bagaiman kita bersikap dalam kondisi pandemic covid-19 ini. Bersabar dan senantiasa berdo'a sekaligur berikhtiar dengan mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerinth.

Kemudian kepad guru-guru beliau berpesan agar melaksanakan tugas-tugas mendidik dengan sepenuh hati dan meniatkannya sebagai bagian dari ibadah. Memaksimalkan kegiatan pembelajran dengan sebaik-baiknya walaupun denganpola pembelajran jarah jauh.

harapan kita, semoga wabah ini segera berakhir, sehingga kita dapat bekerja dan beraktifitas secara normal kembali. (Nsh)