0 menit baca 0 %

Ka KUA Kecamatan Sungai Mandau Hadiri Rakor Penanggulangan Kenakalan Anak dan Remaja

Ringkasan: Siak (Inmas) Kepada tim Inmas kankemenag Siak, Kepala KUA Kecamatan Sungai Mandau menveritakan bahwa ada hal menarik dalam kegiatan rapat koordinasi yang dilaksanakan kemaren sedikit berbeda dengan rapat koordinasi sebelumnya, hal ini dapat dilihat dengan tema yang dibahas dan peserta rakor yang dih...

Siak (Inmas) – Kepada tim Inmas kankemenag Siak, Kepala KUA Kecamatan Sungai Mandau menveritakan bahwa ada hal menarik dalam kegiatan rapat koordinasi yang dilaksanakan kemaren sedikit berbeda dengan rapat koordinasi sebelumnya, hal ini dapat dilihat dengan tema yang dibahas dan peserta rakor yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan juga pihak sekolah.

Rapat koordinasi ini membahas tentang penanggulangan kenakalan remaja yang dipimpin langsung oleh Camat Sungai Mandau Novendra Kasmara, S. STP, M. Si, didampingi oleh Kapolsek Sungai Mandau Iptu. Alcushori, SH, MH, Ka KUA Kecamatan Sungai Mandau Alwis, S. Sos.I, MA, Sekcam Sungai Mandau M. Rasyid, S. Pd, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) H. Ahmad Derabi, S. Pd, Ketua LAM Sungai Mandau H. Muslim MY. Turut hadir Korwil Pendidikan dan Kebudayaan,Para Penghulu se Kecamatan Sungai Mandau, Kepala Sekolah, Guru Bimbingan Konseling, serta undangan lainnya.

Camat Sungai Mandau Novendra Kasmara menyampaikan bahwa Satgas yang berkaitan dengan perlindungan ibu dan anak sudah ada tiga satgas yang terbentuk, semua satgas tersebut pada dasarnya bertujuan untuk membantu mengarahkan dan melindungi remaja dari perilaku menyimpang. Persoalan kenakalan anak dan remaja  merupakan tanggung jawab bersama yang harus dicarikan solusinya secara bersama sama. Kita berharap  satgas yang sudah terbentuk melakukan kegiatan secara terprogram dan secara khusus bagaimana formasi penanggulangan kenakalan anak remaja dapat terlaksana secara kontinyu dan terpadau.

Kapolsek Sungai Mandau Iptu. Alcushori, SH, MH menyampaikan bahwa persoalan ini merupakan persoalan yang mesti dihadapi dengan persuasif, dan andaikan ada persoalan yang muncul kiranya dapat dapat diselesaikan dengan baik serta penuh kekeluargaan dan diupayakan tak masuk ranah pidana.

Sementara itu Ka KUA Kecamatan Sungai Mandau Alwis, S. SosI, MA menegaskan bahwa penanggulangan kenakalan anak dan remaja kiranya tetap dilakukan oleh semua stokholder dengan cara memetakan terlebih dahulu Kenakalan anak dan remaja apakah pelakunya dalam bangku pendidikan atau anak dan remaja putus sekolah, sebab ketika sudah dipetakan maka akan nampak starategi pencegahan dan penanggulangannya, dan andaikan ternyata pelakunya itu itu saja maka perlu ditindaklanjuti dengan tegas dan dilakukan rehabilitasi khusus kepada yang bersangkutan, sehingga tak membawa pengaruh buruk kepada lainnya.

“Kita berharap para orangtua terutama lebih intens menjaga pergaulan dan memberikan perhatian lebih kepada anak-anaknya sehingga pola asuh dan pendidikan anak dan remaja dapat berjalan ditengah keluarga dan tentu hal ini akan menjadi cara pertama dan utama bagaimana prilaku menyimpang anak dan remaja dapat diatasi dengan baik,” pungkasnya. (Hd)