0 menit baca 0 %

Ka. KUA Kecamatan Gunung Toar Hadiri Lokakarya Mini

Ringkasan: Kuansing ( inmas ) Ka . KUA Gunung Toar Rabu 04 Maret 2020 hadiri acara loka karya mini (Rapat Lintas Sektoral) yang di adakan oleh UPTD Kesehatan Kecamatan Gunung Toar.Bertempat di Gedung Serba guna Kecamatan Gunung Toar acara pagi ini dihadiri oleh Kapolsek Kuantan Mudik, Danramil, Camat Gunung To...

Kuansing ( inmas ) Ka . KUA Gunung Toar Rabu 04 Maret 2020 hadiri acara loka karya mini (Rapat Lintas Sektoral) yang di adakan oleh UPTD Kesehatan Kecamatan Gunung Toar.

Bertempat di Gedung Serba guna Kecamatan Gunung Toar acara pagi ini dihadiri oleh Kapolsek Kuantan Mudik, Danramil, Camat Gunung Toar, Kepala desa sekecamatan Gunung Toar beserta perangkat, seluruh bidan desa dan undangan lainnya.

Rapat lintas sektoral ini diadakan untuk membahas permasalah permasalahan kesehatan yang ada dikecamatan Gunung Toar, yaitu :

1. Ibu hamil

2. Ibu melahirkan

3. Imunisasi balita

4. Usia produktif dan lansia

5. Hipertensi dan diabetes mellitus

6. Orang gila, TBC dan HIV AIDS

7. Jamban air bersih dan depot air minum

8. Merokok dan Asi ekslusif


Atas permasalahan diatas UPTD kesehatan Gunung Toar sudah melakukan kegiatan untuk menanggulangi masalah tersebut, yaitu :

1. Kunjungan rumah ibu hamil

2. Kelas ibu hamil dan kelas ibu balita

3. Konseling dan edukasi pada calon pengantin

4. POSBINDU (Pos Binaan Terpadu)

5. Posyandu Lansia

6. Posyandu

7. Imunisasi

8. Kunjungan rumah bayi baru lahir dan ibu setelah melahirkan

9. Refresing atau pembekalan kader posyandu, kader juru jentik, dan kader telinga emas

10. Pemantauan depot air minum

11. Posyandu orang dengan gangguan jiwa

12. Pemantauan tumbuh kembang balita

13. Kunjungan rumah penemuan penyebab kasus demam berdarah (sudah 13 desa masyarakat yang terkena penyakit demam berdarah/38 kasus).


Dalam rapat ini juga menyinggung tentang depot air minum yang ada di Kecamatan Gunung Toar ini yang tidak mau diperiksa, ada 14 depot air minum, 7 diantaranya tidak mau diperiksa, ini sangat menghawatirkan karna ditemukan dibeberapa depot air minum yang tidak sehat atau ada jentik nyamuknya.

Salah satu alasan pemilik depot air minum ini tidak mau memeriksakan depotnya yaitu terkendala biaya.

H. Yasri S.Ag memberikan saran yaitu mungkin memang pemilik depot air minum ini tidak memiliki uang untuk memeriksakan depot airnya, untuk itu jika ada dana atau bantuan dari pemerintah untuk bekerja sama dengan UPTD kesehatan agar membantu biaya pemeriksaan depot air minum ini, supaya air yang diminum masyarakat Gunung Toar khususnya lebih terjamin kesehatan dan kehigenisannya.

Diadakannya loka karya mini atau rapat lintas sektoral ini bertujuan untuk mencari solusi dalam permasalahan permasalahan atau kendala kendala kesehatan yang telah dijelaskan diatas tadi. Semoga setelah ini masyarakat lebih perhatian pada kesehatan dirinya dan kesehatan lingkungan sekitarnya. ( NF )