0 menit baca 0 %

Ka. KUA Inuman Pantau Langsung Pusat Latihan Kafilah MTQ di MTsN 3 Kuansing

Ringkasan: Kuansing ( inmas ) Kepala KUA Kecamatan Inuman sekaligus Ketua I Pengurus LPTQ, Elfison Erhas meluangkan waktu dua kali setiap minggu yakni sabtu dan ahad untuk meninjau serta melihat Training Centre (TC) secara langsung persiapan kafilah yang ditaja oleh pengurus LPTQ Kecamàtan Inuman.

Kuansing ( inmas ) Kepala KUA Kecamatan Inuman sekaligus Ketua I Pengurus LPTQ, Elfison Erhas meluangkan waktu dua kali setiap minggu yakni sabtu dan ahad untuk meninjau serta melihat Training Centre (TC) secara langsung persiapan kafilah yang ditaja oleh pengurus LPTQ Kecamàtan Inuman. Sabtu (14/3) bertempat di gedung MTsN 3 Kuansing Pasar Inuman untuk semua cabang yang akan diperlombakan.

Training centre ini diikuti sebanyaka 43 orang peserta yang sudah diseleksi melalui MTQ tingkat kecamatan beberapa waktu lalu. Jadwal sabtu dan ahad ini sudah disepakati antara peserta dengan pihak LPTQ Kecamatan dengan mempertimbangkan hari libur disamping  mengingat  jangan sampai mengganggu pendidikan dan aktivitas lain, sebab secara umum peserta didominasi oleh pelajar dan mahasiswa.

Sebanyak tujuh cabang yang akan diikuti peserta,  TC-nya  sudah berjalan sejak bulan Januari dan akan berakhir pada 05 April 2020.q

Cabang tilawah adalah salah satu cabang andalan Kecamatan Inuman yang selalu menorehkan tinta emas pada 5 besar Kabupaten. Cabang ini di samping dilatih oleh guru- guru krcamatan juga di datangkan dari luar Kecamatan dan Kabupaten, di antaranya oleh H. Supriadi, S.Ag dari Kab. Kuantan Singingi dan Antoni Surya Putra dari Kab. Indragiri Hulu yang dijadwalkan melatih secara bergilir.

Mengingat semakin dekatnya helat akbar MTQ tingkat Kab. Kuantan Singingi yang akan digelar di kota Lubuk Jambi pada 06 s.d 10 April 2020 mendatang,  Kepala KUA Kec. Inuman Elfison Erhas mengharapkan agar peserta dan pelatih juga  semua pihak ikut serta mendukung dan berdoa agar kafilah Inuman dapat mengharumkan nama negerinya.

"Kepada pelatih berikanlah yang bernas dan terbaik kepada peserta kita jangan ada pandang bulu. Begitu pula peserta, jaga akhlaq al- Karimah dan jangan pernah memandang remeh lawan apalagi menganggap enteng pelatih, karena itu adalah sifat sombong. Sombong itu Allah yang berhak, bukan bagi kita hamba- Nya ", Pesannya  (Elf)