Kuansing ( inmas ) Isra' Mi'raj yang setiap tahun diperingati oleh umat Islam adalah perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjid Aqsha, lalu dilanjutkan ke Sidratul Muntaha.
Isra' Mi'raj dilakukan hanya dalam waktu satu malam dengan mengendarai Buraq, yaitu makhluk yang ditunggangi oleh Nabi Muhammad SAW dan Malaikat Jibril menuju Sidratil Muntaha dengan kecepatan yang luar biasa.
Perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW ini mungkin tidak terpikir oleh logika dan nalar manusia biasa. Tetapi, wajib untuk diimani dan dijadikan pelajaran bagi seluruh umat Islam.
Nah, dalam kesempatan peringatan Isra' Mi'raj yang ditaja oleh Masjid Taqwa desa Gunung Kesiangan Kecamatan Benai tadi malam ba'da Isya (19/03/2020), Kepala KUA Kecamatan Benai Arisman Arianto, S.Sos.I didapuk sebagai penceramah untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat setempat. Beliau sekaligus memanfaatkan momentum tersebut untuk membangun komunikasi sosial yang progresif serta memberikan penjelasan dan pemahaman tentang surat edaran Menteri Agama terkait virus Corona yang sedang melanda bangsa Indonesia khususnya dunia pada umumnya.
Dalam uraiannya, Arisman Arianto, S.Sos.I me review kisah Isra' Mi'raj, lalu menjelaskan esensi dari peristiwa tersebut yakni ibadah sholat lima waktu. Kemudian beliau juga menjelaskan kandungan surat Maryam ayat 59. Panjang lebar Pak KUA yang energik ini memberikan pencerahan agama kepada masyarakat hingga tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 22.15 wib. Turut hadir dalam acara tersebut staf KUA dan Penyuluh yang setia mendampingi beliau hingga segala rangkaian acara berakhir. (RP/N)