0 menit baca 0 %

Ka. Kemenag Siak: Hari Ini Penutupan Manasik Haji Tahun 2015

Ringkasan: Siak (Humas) – Memasuki hari terakhir pelaksanaan manasik haji yang di selenggarakan Pemerintah Kabupaten Siak Tahun 2015, para peserta masih dalam keadaan sehat dan semangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan manasik. Ada beberapa peserta yang menggunakan kursi roda karena faktor usia dan f...

Siak (Humas) – Memasuki hari terakhir pelaksanaan manasik haji yang di selenggarakan Pemerintah Kabupaten Siak Tahun 2015, para peserta masih dalam keadaan sehat dan semangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan manasik. Ada beberapa peserta yang menggunakan kursi roda karena faktor usia dan fisik yang lemah.

Saat ini para peserta sedang melaksanakan praktik lapangan. Panitia telah menyediakan tempat untuk thawaf, Sa'i dan lain-lain. Untuk thawaf, panitia mempersiapkan miniatur Ka'bah di lapang Gedung Mahratu dan sa'i di halaman MDA Syahabudin Jalan Sultan Syarif Kasyim.

Menurut salah seorang panitia, Zubir Efendi, "Praktik lapangan ini sangat penting karena menyangkut hal teknis ibadah haji. Jika tidak ikut praktik lapangan maka dikhawatirkan ketika di tanah suci akan mengalami masalah."

Sementara ditempat terpisah Kepala Kenkemenag Siak Drs. H. Muharom menyampaikan, "Manasik haji merupakan peragaan pelaksanaan ibadah haji sesuai dengan rukun-rukunnya. Dalam kegiatan ibadah haji, calon jamaah haji sampai hari ini telah dilatih tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji yang akan dilaksanakannya, misalnya rukun haji, persyaratan, wajib, sunah, maupun hal-hal yang tidak boleh dilakukan selama pelaksanaan ibadah haji. Selain itu, para calon jamaah haji hari ini akan belajar bagaimana cara melakukan praktik tawaf, sa’i, wukuf, lempar jumrah, dan prosesi ibadah lainnya dengan kondisi yang dibuat mirip dengan keadaan di tanah suci".

"Sore ini dijadwalkan akan dilaksanakan penutupan Manasik Haji Tahun 2015 oleh Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M.Si. Dengan berakhirnya kegiatan ini semoga para calon jamaah haji paham dan tidak mengalami kendala teknis dalam beribadah di tanah suci,” tutupnya. (gn)

*edit by novam