Ka Kanwil Usulkan Perubahan Tas Dokumen Haji Menjadi Rompi Dokumen Haji
Ringkasan:
Pekanbaru (Humas)- Tas Dokumen yang biasa digunakan jamaah haji pada tahun sebelumnya diusulkan akan diganti dengan rompi dokumen. Hal ini disampaikan Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau Drs H Asyari Nur, SH MM pada rapat evaluasi haji yang berlangsung kemarin pagi (28/12).
Pekanbaru (Humas)- Tas Dokumen yang biasa digunakan jamaah haji pada tahun sebelumnya diusulkan akan diganti dengan rompi dokumen. Hal ini disampaikan Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau Drs H Asyari Nur, SH MM pada rapat evaluasi haji yang berlangsung kemarin pagi (28/12). Tas dokumen yang biasa dikenakan jamaah untuk menyimpan paspor, buku dapih dan buku kesehatan dinilai Kakanwil perlu diganti dengan yang lebih praktis dan aman digunakan.
Menurut H. Asyari tas dokumen tersebut yang dikenakan jamaah yang dikalungkan dileher dan diikat di sekitar pinggang tersebut sangat rawan akan terjadinya kehilangan dokumen, selain itu biasanya living cost jamaah juga tersimpan pada tas tersebut. Mengingat hal tersebut kiranya tas tersebut diganti dengan rompi dokumen, ungkap Kakanwil.
Selama ini ditanah suci sangat rawan akan kehilangan dokumen, atau living cost yang tersimpan di tas dokumen, bahkan ada laporan dari jamaah bahwa ada beberapa orang di tanah suci yang menarik paksa atau ingin merampas tas tersebut, padahal tas tersebut berisi dokumen dan barang-barang penting lainnya.
Melihat kerawanan tersebut kakanwil mengusulkan tas tersebut diganti dengan baju rompi, hal ini disebabkan jika baju rompi yang dikenakan, tentu jamaah merasa lebih aman.
Rompi jamaah haji tersebut akan disiapkan beberapa kantong sesuai dengan dokumen yang akan disimpan seperti kantong untuk Paspor dan Dapih, serta buku kesehatan dan kantong khusus untuk menyimpan living cost. Adapun usulan penggunaan baju rompi tersebut akan disampaikan Kakanwil dalam rapat evaluasi haji tingkat nasional di Jakarta beberapa pekan yang akan datang dan mudah-mudahan akan dipertimbangkan pada musim haji di tahun depan. (nik)