Riau (Inmas) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau H. Mahyudin didampingi Kasubbag Ortala dan Kepegawaian H. Edi Tasman, mengikuti kegiatan Pelaksanaan Penilaian Potensi dan Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator. Kegiatan yang dilaksanakan di pusat pengembangan ASN BKN Desa Pandansari Ciawi Bogor Jawa Barat berlangsung selama 3 hari pada tanggal 17 – 19 September 2019.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) sesuai amanat pasal 48 huruf b Undang - Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, diserahi tugas untuk membina dan menyelenggarakan penilaian kompetensi ASN. Salah satu langkah strategis yang dilakukan oleh BKN adalah menyediakan data - data atau profil pejabat yang akan menduduki atau sedang menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi.
Dalam Undang - undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, secara khusus diatur mengenai JPT dan pengisiannya pada instansi pusat dan daerah melalui sebuah mekanisme seleksi yang objektif berbasis sistem merit.Â
Hal ini bertujuan untuk menjaring pimpinan atau pejabat yang memiliki integritas, kompetensi, dan mampu mengelola segala perbedaan budaya, latar belakang suku dan agama, serta kepentingan seluruh elemen bangsa. Untuk menghadapi permasalahan di atas dan juga tantangan serta dinamika globalisasi, maka diperlukan pemimpin - pemimpin yang memiliki integritas dan kompetensi tinggi untuk menjalankan perannya.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh BKN ini merupakan kegiatan Penilaian potensi dan kompetensi JPT dalam rangka membangun Database Talent Pool Nasional yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Kepegawaian. Pelaksanaan pengisian Talent Pool ASN Nasional merupakan komitmen BKN untuk mewujudkan ASN yang profesional. ASN sebagai regulator harus berada di level yang lebih tinggi dari eksekutif di sektor swasta. (ana/deni)