Makasar (Inmas) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau beserta Istri, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam beserta Istri, Kasi PAI pada PAUD dan Dasar, Kasi PAI pada Pendidikan Menengah, Kasi Pondok Pesantren beserta Kontingen asal Provinsi Riau Mengikuti Pembukaan Pentas PAI Nasional di Makasar pada Kamis (10/10/19).
Pembukaan yang dilakukan langsung oleh Menteri Agama tersebut juga dihadiri oleh Ibu Trisna Willy Lukman Hakim, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Dirjen Pendidikan Islam, Anggota DPR dari PDI, Forkompinda Sulawesi Selatan dan Undangan Lainnya.
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam sambutannya menitipkan tiga hal yang perlu dicermati bersama, Tiga hal tersebut adalah Pertama, perkuat koordinasi Pendidikan Agama Islam di sekolah. Karena PAI menurutnya tidak hanya sepenuhnya dikelola oleh Kemenag saja.
"Walaupun urusan agama adalah urusan Kemenag akan tetapi sekolah umum berada di bawah wewenang Pemerintah Daerah Baik di Provinsi maupun di Kabupaten/Kota".
Kedua, seiring terbitnya undang-undang perempuan Nomor 3 Tahun 2017, Kemenag memperoleh amanat untuk menyusun buku pendukung PAI.
"Saya ingin tekankan di sini, siapkan buku-buku tersebut sebaik mungkin. 12 buku yang akan diuji publik, mudah-mudahan dapat kita selesaikan. Jangan lupa perkuat aspek moderasi beragama mengintegrasikan dengan wawasan kebangsaan,".
Ketiga, tata kembali kegiatan ekstra kurikuler pendidikan keagamaan di sekolah. Kegiatan Rohani Islam perlu diefektifkan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran beragama siswa.
Pembukaan Pentas PAI ke - 9 Nasional ini ditandai dengan pemukulan Beduk oleh Menteri Agama didampingi oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan dan Dirjen Pendidikan Islam. (ana)