Pekanbaru (Inmas). Sekretaris Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Non Formal (BAN-PNF-red) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Ir. Perdana Afif Luthfi, MT di dampingi Ketua BAP PAUD PNF Provinsi Riau Diah Masriah S,Psi, Sekretaris Drs. Makrum dan Anggota Agus Salim Tanjung MA berkunjung ke Kanwil Kemenag Provinsi Riau pada Rabu (26/10) bertempat di ruang Ka.Kanwil Kemenag Riau Jl.Jenderal Sudirman No.235 Pekanbaru.
Kunjungan Sekretaris BAN-PNF Kemendikbud RI tersebut di sambut hangat oleh Ka.Kanwil Kemenag Pov.Riau Drs. H. Ahmad Supardi MA, Kabid Pendidikan Madrasah Drs.H. Mahyudin MA dan Plt. Kabid PAKIS Drs.H.Elwizar, dalam sambutannya Ka.Kanwil mengucapkan selamat datang kepada Sekretaris BAN-PNF dan rombongan.
Mengawali pembicaraan, Afif panggilan akrab Sekretaris BAN-PNF menyampaikan kedatangannya ke Riau selain tugas menguji dan memeriksa calon asesor BAP PAUD-PNF Prov.Riau juga dapat berkunjung dan bersilaturrahmi dengan Ka.Kanwil dan para pejabat di kanwil, secara singkat kami memaparkan bahwa BAP-PAUD PNF Provinsi Riau sebagai perpanjangan tangan BAN-PNF baru saja dilantik, namun kinerja mereka saat ini boleh dikatakan ngebut, sebagai satuan pendidikan PAUD/RA merupakan lembaga pendidikan yang sangat berkembang ditengah masyarakat dan perlu di tingkatkan mutu dan kualitasnya, keberadaan BAN-PNF pada dasarnya berupaya meningkatkan kualitas PAUD/RA dan Pendidikan Non Formal (PNF-red) melalui akreditasi, sangat dibutuhkan koordinasi dan kerjasama dengan pihak yang terkait, semoga kehadiran kami di Kanwil Kemenag Riau bisa menjadi saluran koordinasi untuk meningkatkan mutu PAUD/RA dan PNF kedepan, mari kita bersinergi untuk mewujudkan program prioritas pemerintah dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan tersebut, pinta Afif.
Menanggapi hal tersebut Ka.Kanwil sangat mengharapkan kerja sama dan sinergi untuk mewujudkan kualitas tersebut, karena PAUD/RA itu juga banyak yang berada di bawah naungan Kementerian Agama, apalagi PNF seperti PDTA (MDA-red), Majlis Taklim dan lain sebagainya, kami harapkan semoga perencanaan program dan realisasi program bisa melibatkan unsur kementerian agama seperti pengurus dan asesornya, pinta Ahmad Supardi.
Kabid Penmad menambahkan, kami berharap disamping permintaan pak Kanwil diatas kami juga meminta untuk kepengurusan Pokja PAUD/RA-PNF di kab/kota bisa melibatkan unsur kemenag secara proporsional agar rencana program terutama berkaitan dengan data bisa lebih akurat, semoga kedepan sinergi kita akan lebih baik dan harmonis, tambah Mahyudin.
Selanjutnya Plt.Kabid PAKIS menyampaikan mengenai Pendidikan Non Formal dan masih eksis sampai sekarang banyak berada di bawah naungan Kementerian Agama, seperti PDTA (MDA-red) dan Majlis Taklim, mereka lahir dari masyarakat oleh masyarakat dan untuk masyarakat, padahal keberadaan PDTA dan Majlis Taklimsangat membantu pemerintah dalam membangun kecerdasan ummat yang lebih berkarakter, kami berharap kepada bapak Sejen BAN-PNF agar bisa meneguhkan keberadaan PNF ini agar bisa lebih hidup dan berkembang, keberadaan PDTA dan Majlis Taklim membantu siswa dan masyarakat yang belajar di sekolah umum yang mendapat pendidikan agama hanya 3 jam seminggu, hal inilah yang menyebabkab keberadaan PDTA dan semacamnya sangat di butuhkan, semoga kedepan akan lebih baik, pungkas Elwizar.(AZ)