Ka Kanwil: Data Harus Sinkron, Akurat, dan Uptodate
Ringkasan:
Pekanbaru (Humas)- Masalah pendataan selalu menjadi persoalan yang tak pernah selesai di semua institusi pemerintahan termasuk Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau. Untuk itu perlu keseriusan dalam melakukan perbaikan, pembaharuan, dan terobosan-terobosan agar kesalahan yang sama tidak terulang ke...
Pekanbaru (Humas)- Masalah pendataan selalu menjadi persoalan yang tak pernah selesai di semua institusi pemerintahan termasuk Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau. Untuk itu perlu keseriusan dalam melakukan perbaikan, pembaharuan, dan terobosan-terobosan agar kesalahan yang sama tidak terulang kembali sehingga akibatnya akan mempengaruhi kinerja.
Di samping itu juga perencanaan yang matang akan sangat membantu kelancaran pelaksanaan program dan kegiatan serta mempermudah prosedur pemeriksaan. Demikian disampaikan Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Riau Drs. H. Asyari Nur SH MM dalam amanatnya di hadapan peserta Upacara Mingguan di lapangan Kanwil Kemenag Riau, Senin (11/7).
"Selama ini kelemahan dalam pendataan adalah dari sisi keakuratan, kebaruan (uptodate), dan sinkronisasi. Misalnya data yang ada di sub bagian perencaanaan tidak pernah klop dengan data di bidang-bidang dan data di kankemenag kab/kota, akibatnya dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatan akan mengalami hambatan".
Sebagai contoh kata Asyari, "dalam tahun anggaran 2011 ini akan ada penambahan dana sebanyak Rp26 M yang diperuntukkan bagi sertifikasi guru-guru agama, namun karena data yang menjadi pedoman atau acuan tidak pernah sinkron antara masing-masing unit atau satker, maka sulit memperkirakan besarnya anggaran yang akan dialokasiakan. Begitu juga misalnya ada alokasi pemberian bantuan untuk 20 KUA (Kantor Urusan Agama), namun karena data berkaitan profil dan kondisi di tiap-tiap KUA tidak lengkap, akurat, dan terbarui, maka akan sulit menentukan kelayakan menerima bantuan tersebut".
"Justru oleh karena itu saya selalu menekankan kepada setiap satker dan madrasah-madrasah untuk menyediakan ruangan khusus bagi segala hal berkaitan dengan data di tempat itu. Kalau perlu ruangan tersebut dikelola dengan fasilitas lengkap dan personil yang profesional mengurusnya", tambahnya.
Dalam amanat yang sama Kakanwil mengharapkan agar masing-masing bidang bisa menyiapkan secepatnya TOR (Term Of Reference) yang diajukan untuk tahun anggaran 2012. "Kita perlu menggesa penyelesaian TOR di masing-masing bidang. Kepada Kabid-kabid dan Pembimas agar membentuk tim penyusun dimaksud sehingga dapat diselesaikan secepatnya, mungkin bisa dirampungkan dalam dua hari. Kalau dikerjakan dengan sungguh-sungguh menggunakan jam kerja kantor bisa beres tanpa harus lembur", tegas Asyari. (as)