Riau (Inmas). Pembimbing Masyarakat Buddha kanwil Kemenag Prov Riau Taja Dialog Kerukunan Intern Umat Buddha Tahun 2017 selama satu hari pada tanggal 28 Mei 2017 di Hotel Ameera, Jln.Jenderal Ahmad Yani- Pekanbaru. Kegiatan ini diikuti oleh 40 Orang peserta yang terdiri dari Tokoh-tokoh umat Buddha dari berbagai Majelis di Kota Pekanbaru.
Membuka secara resmi sekaligus pengarahan, Kepala.Kantor Wilayak Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs. H. Ahmad Supardi, MA, mengungkapkan rasa hormat dan bangganya terhadap para Tohoh agama Buddha yang telah meluangkan waktunya secara tidak percuma untuk mengikuti acara yang sangat penting dalam membentuk Kerukunan Intern umat Buddha.
"Umat Buddha merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari Masyarakat Bangsa Indonesia secara keseluruhan yang juga mempunyai peranan penting dalam mewujudkan kerukunan, minimal kerukunan Intern Umat Buddha itu sendiri karena dengan rukunnya umat Buddha akan membantu kerukunan Masyarakat Indonesia secara keseluruhan" papar Ahmad Supardi.
Beliau juga mengatakan bahwa Kerukunan Intern Umat beragama merupakan salah satu Konsep Pemerintah dalam Trilogi Kerukunan Umat beragama, dengan terwujudnya Trilogi kerukunan umat beragama maka Program Prioritas dari kementerian agama akan terlaksana dengan baik sehingga tercapailah kerukunan Nasional.
Wati S.Ag Selaku ketua Panitia melaporkan Kegiatan ini dilakukan untuk Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Umat Buddha dalam memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa, meningkatkatkan kerukunan Intern Umat Buddha dan meningkatkan kualitas umat Budha dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara khususnya yang berada di Kota Pekanbaru.
Kegiatan Fullday ini mengundang Narasumber yang berkompeten dengan Materi yang sangat menarik yang diharapkan mampu menambah pengetahuan Tokoh-tokoh agama buddha sehingga bisa memantapkan Kerukunan Intern yang telah terbentuk dan terjalin selama ini. (Belen)