0 menit baca 0 %

Ka Kankemenag Siak Kukuhkan Tengku Effendi Menjadi Nakhoda Baru MAN 1 Siak

Ringkasan: Siak (Inmas) Kamis, (01/02/18), Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Siak, Drs. H. Muharom  mengukuhkan Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Siak yang baru di lingkungan Kemenag Siak di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak. Adapun pejabat yang dilantik menjadi nakhoda baru d...

Siak (Inmas) – Kamis, (01/02/18), Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Siak, Drs. H. Muharom  mengukuhkan Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Siak yang baru di lingkungan Kemenag Siak di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak. Adapun pejabat yang dilantik menjadi nakhoda baru di MAN 1 Siak tersebut adalah Tengku Effendi, S.Pd. yang sebelumnya merupakan guru di MAS Nurul Hidayah, Sungai Apit menggantikan Kamad yang lama yakni, Dra. Maita Yunilda.

Hadir pada pelantikan tersebut, Ka Subbag TU Kankemenag Siak, Drs. H. Nursya, Kasi Bimas Islam, H. Ahmad Muhaimin, S.Ag, Penyelenggara Syari’ah, Drs. Wandi Utama, Penyelenggara Kristen, Morina Erika Hasibuan, S.PAK, Kamad MTsN 1 Siak, Dra. Rasmida, Kamad MTsN 2 Siak, Sungai Apit, Hermalinda, S.Pd, Kamad MAN Insan Cendekia, Siak, Hayatirruh, Kamad MAN 1 Siak yang lama Dra. Maita Yunilda, Pengawas Madrasah, Kepala TU dan tamu undangan lainnya.

Dalam arahannya, Drs. H. Muharom mengucapkan terimakasih kepada Dra Maita Yunilda yang telah banyak membuat yang terbaik untuk kemajuan MAN 1 Siak selama ini. Muharom berharap semoga segala jasa dan pengorbanan Ibu Maita mendapat ganjaran yang berlipat dari Allah. Adapun kepada Tengku Effendi, Muharom berpesan untuk bekerja secara optimal dan selalu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. “Jika ini yang kita lakukan, maka citra Kemenag dari hari ke hari akan baik dan mendapat tempat di hati masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut Muharom mengatakan, Jabatan yang diemban saat ini sesungguhnya merupakan amanah dari Allah SWT. Oleh karena itu, jaga amanah ini dengan baik-baik. “Tentunya dengan bekerja tanpa pamrih (Ikhlas) seraya mengedapankan kepentingan orang banyak diatas kepentingan pribadi”, tegas Muharom. (Hd)