0 menit baca 0 %

Ka Kankemenag Siak Apresiasi Program Catin Menanam Di KUA Kecamatan Sungai Apit

Ringkasan: Siak (Inmas) Program Calon Pengantin (Catin) Menanam yang telah dilakukan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sungai Apit beberapa waktu yang lalu mendapat respon yang luas dari berbagai kalangan tak terkecuali Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak.

Siak (Inmas) – Program Calon Pengantin (Catin) Menanam yang telah dilakukan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sungai Apit beberapa waktu yang lalu mendapat respon yang luas dari berbagai kalangan tak terkecuali Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak. Drs. H. Muharom secara khusus memberikan dukungan penuh atas inovasi yang dilakukan oleh KUA Kecamatan Sungai Apit.

“Saya atas nama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak mendukung sepenuhnya program catin menanam bibit  yang dilakukan oleh KUA Kecamatan Sungai Apit. Kepada Saudara Harman, S.Ag selaku Kepala KUA Kecamatan Sungai Apit teruslah lakukan inovasi yang cemerlang guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat”, ungkap Muharom bangga.

Sebelumnya, Kantor KUA Sungai Apit Siak melalui pasangan catin Kecamatan Sungai Apit melakukan penanaman bibit tanaman di salah satu lahan kosong yang berukuran 60x 12 m persisnya terletak di belakang kantor. Lahan kosong yang selama ini tidak terkelola dengan baik menjadikan pihaknya berinisiatif untuk mengolah menjadi kebun buah buahan yang bernilai investasi dan akan bermanfaat untuk masyarakat.

Kepala KUA Kecamatan Sungai Apit, Harman S.Ag, mengatakan, kegiatan itu merupakan lanjutan dari sebuah memorandum antara Menag dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam gerakan menanam pohon. “Dari anda bibit dan pihak kami KUA yang akan menanam”, ujar Harman kepada setiap catin yang mendaftarkan diri di KUA tersebut.

Para calon pengantin akan melaksanakannya usai mendaftarkan diri di KUA. Dalam program ini pasangan pengantin tidak hanya berkewajiban menanam bibit pohonnya, namun juga di berikan tanggung jawab untuk merawat bersama sama dengan pihak KUA.

Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya sengaja memilih menanam bibit buah buahan, mengingat kondisi dan tekstur tanah kosong tersebut masih tergolong lahan yang cukup subur, sehingga tidak terlalu membutuhkan biaya perawatan yang cukup ekstra. Untuk saat ini, tambahnya kami maksimalkan dulu lahan yang ada, sembari berupaya mencari lahan lahan kosong maupun tanah wakaf yang belum terkelola agar bisa disumbangkan untuk masyarakat.

Ia mengungkapkan  output dari kegiatan menanam bibit pohon ini adalah sebagai investasi masa depan dan sebagai wujud kepedulian terhadap sesama. Semoga dengan kegiatan ini para catin dapat memahami makna perjuangan hidup dalam membina rumah tangga sedari awal.

Ia menegaskan, kedepan pihaknya akan berupaya mencari sekaligus memanfaatkan lahan wakaf yang belum produktif untuk bisa disumbangkan kepada masyarakat dan catin untuk ditanami bibit buah buahan. Bahkan pihaknya siap untuk melakukan kerja sama dan koordinasi dengan Dinas Pertanian dan perkebunan dalam mengelola kebun catin KUA Sungai Apit Kabupaten Siak ini.