Rokan Hilir (Kemenag) — Sekitar 250 orang tuan guru (mursyid) dan para khalifah thariqat mengikuti kegiatan Pertemuan Khalifah Se Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2025 yang digelar oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir di Gedung Serbaguna Misran Rais, Bagansiapiapi. Kegiatan tersebut mengusung tema “Peran Thoriqoh dalam Mewujudkan Kabupaten Rokan Hilir Bertuah (Beriman, Tumbuh, dan Bermarwah)” dan berlangsung selama empat hari, mulai dari Senin - Jum'at (14-17/10/2025).
Para peserta yang hadir tampak kompak mengenakan jubah putih, menandakan identitas khas para pengamal thariqat. Mereka mendapatkan berbagai materi pembinaan dari para tuan guru terkemuka, diantaranya Tuan Syekh H. Zikmal Fuad dari Babussalam Langkat, Tuan Syekh H. Asyari Nur serta sejumlah narasumber lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, H. Khairul didampingi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, H. Tarmizi turut hadir sebagai salah satu pemateri. Dalam arahannya, Ia mengajak para jemaah Thariqat untuk mengambil peran aktif dalam berdakwah sesuai dengan kemampuan dan profesi masing-masing.
"Dakwah bukanlah profesi, tetapi setiap profesi wajib berdakwah. Mengajak umat ke jalan Allah adalah tanggung jawab kita semua,” ujar Khairul di hadapan ratusan peserta.
Ia menegaskan bahwa dakwah tidak harus dilakukan melalui mimbar atau ceramah formal, melainkan dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, sesuai potensi dan peran sosial masing-masing individu.
"Kita bisa berdakwah lewat keteladanan, perilaku dan peran di tengah masyarakat. Gunakan metode dan media yang kita miliki untuk menebar kebaikan,” tambahnya.
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat keagamaan ini diharapkan dapat mempererat ukhuwah antar jemaah thariqat, memperkuat spiritualitas masyarakat, serta menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan Kabupaten Rokan Hilir yang Bertuah — Beriman, Tumbuh, dan Bermarwah. (Humas)