Ka.Kankemenag Rohul Ikuti Mukhtamar VI DMI
Ringkasan:
Jakarta (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu,Drs.H.Ahmad Supardi Hasibuan,MA yang juga selaku Ketua I pengelola Mesjid Agung Islamic Centre Pasir Pengaraian Kabupaten Rokan Hulu, mengikuti Mukhtamar VI Dewan Mesjid Indonesia (DMI) yang digelar tanggal 26-29 April 2012 di Asr...
Jakarta (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu,Drs.H.Ahmad Supardi Hasibuan,MA yang juga selaku Ketua I pengelola Mesjid Agung Islamic Centre Pasir Pengaraian Kabupaten Rokan Hulu, mengikuti Mukhtamar VI Dewan Mesjid Indonesia (DMI) yang digelar tanggal 26-29 April 2012 di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta.
Mukhtamar VI DMI diikuti sebanyak 1500 peserta yang terdiri dari Pimpinan Pusat DMI, Pimpinan Wilayah DMI Provinsi, Pimpinan Daerah DMI Kab/ Kota, Pengurus MesjidRaya dan Mesjid Agung se Indonesia. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden RI,Boediono, Jumat (27/4) di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta.
Dalam sambutannya Boediono memesankan beberapa poin kepada pengurus DMI antara lain, pertama, agar dapat memberdayakan mesjid untuk edukasi dan pendidikan karakter bangsa. Kedua, menjadikan mesjid bukan hanya tempat ibadah semata etetapi sebagai pusat pendidikan bagi umat islam. Ketiga, memberdayakan mesjid untuk menumbuh kembangkan minat dan bakat generasi muda. Keempat, mendorong mesjid untuk mensejahterakan umat islam melalui pemberdayaan zakat, infaq, shodaqoh, dan wakaf.
Mukhtamar DMI VI mengambil tema ''Revitalisasi dan Reaktualisasi Peran Mesjid Sesuai Sunnah Rasul''. Kepala Kemenag Rokan Hulu, Drs.H Ahmad Supardi Hasibuan,MA mengatakan bahwa tema yang diangkat pada Mukhtamar VI DMI kali ini sangat relevan dengan konteks kekinian. Sebab persoalan yang dihadapi umat Islam saat ini adalah mesjid, langgar, mushalla jumlahnya satu juta lebih di Indonesia, namun mesjid pada umumnya baru digunakan sebagai tempat ibadah saja. Padahal fungsinya bukan hanya tembat ibadah saja tetapi juga sebagai tempat pembinaan dan pemberdayaan umat.
Lebih lanjut Ahmad Supardi berharap, agar kedepanya seluruh roda pembangunan dalam rangka pemberdayaan masyarakat supaya dilakukan berbasis mesjid.Sehingga hasilnya lebih maksimal dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu Sekdakab Rohul,Ir.H.Damri selaku Ketua Umum Mesjid Agung Islamic Centre Pasir Pengaraian yang juga menyempatkan diri menghadiri acara menyatakan komitmennya untuk mengelola mesjid agung islamic centre sekaligus menjadikannya sebagai pusat ibadah dan pusat pembinaan serta pemberdayaan umat islam Rokan Hulu.
Dirinya mengaku optimis hal ini dapat dilakukan sebeb pemerintah daerah Rohul punya komitmen memberdayakan mesjid dan menjadikan Rohul ''negeri seribu suluk'' sebagai pusat rujukan kegiataan keagamaan tahun 2020.(ash/sopian)