Ka Kankemenag Inhu: Budayakan Senyum dan Tegur Sapa di Tempat Kerja
Ringkasan:
Rengat (Humas)- Untuk mencapai kesuksesan maka senyum dan tegur sapa harus dibudayakan dalam bekerja. Karena ukuran keberhasilan itu dilihat dari moral sopan santun, tidak pernah bohong, produktifitas atau ulet, rajin bekerja, kualitas dan kasih sayang serta kepuasan kerja atau bangga dengan profesi...
Rengat (Humas)- Untuk mencapai kesuksesan maka senyum dan tegur sapa harus dibudayakan dalam bekerja. Karena ukuran keberhasilan itu dilihat dari moral sopan santun, tidak pernah bohong, produktifitas atau ulet, rajin bekerja, kualitas dan kasih sayang serta kepuasan kerja atau bangga dengan profesi atau pisisi yang diemban. Demikian ditegaskan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Inhu, Drs H Abdul Kadir, pada acara pembinaan pegawai di kantornya beberapa waktu lalu.
Selain itu, kata Abdul Kadir, dengan membudayakan senyum dan tegur sapa akan menyambung tali persaudaraan bahkan mempererat tali silaturrahmi yang pada akhirnya mencipatakan hubungan yang hangat dan harmonis antara sesama karyawan, karyawan dengan pimpinan, karyawan dengan lingkungan sosial masyarakat dan seterusnya.
"Bekerja dengan sistem yang dibangun atas dasar tali persaudaraan yang saling mendukung satu dengan lainnya, akan terciptalah suasana kerja yang hangat dan harmonis. Jika sistem kerja dapat dijalankan dengan semangat kebersamaan, maka permasalahan yang menjadi kendala dalam bekerja akan dapat diperkecil, karena kebersamaan akan memberikan solusi bagi setiap problema yang kita dihadapi," ungkpanya dihadapan puluhan karyawan yang hadir.
Ia menuturkan rasa kecewanya karena akhir-akhir ini ia kerap mendapatkan laporan dari masyarakat adanya karyawan yang bekerja di lingkungan Kemenag Inhu kurang memberikan respon yang kurang baik saat memberikan pelayanan dan informasi kepada masyarakat. Akibatnya, informasi yang didapatkan oleh masyarakat tidak akuntable dan tidak memuaskan.
Padahal, kata Abdul Kadir, selama ini Kemenag selalu dipandang dan dihormati sebagai lembaga keagamaan dengan karyawan yang ramah dan peduli. Untuk itulah, citra Kemenag yang baik itu khususnya di Inhu harus dipertahankan atau bahkan ditingkatkan sampai kapanpun dengan memberikan pelayanan dan informasi secara jelas dan lengkap.
"Bukan hanya dengan masyarakat, dengan semua pihak kita harus berlaku sopan dan ramah, kalu tidak dengan sapaan dengan senyumanpun jadilah, karena itu membuktikan bahwa kita peduli dengan yang lainnya," ungkapnya seraya berharap agar pegawai dilingkungan Kemenag Inhu dapat bekerja secara profesional serta mengedepankan sikap murah senyum dan ramah. (msd)