0 menit baca 0 %

Ka. kankemenag Hadiri Pembukaan Pelaksanaan Kegiatan Manasik Haji 2014

Ringkasan: Siak ( Humas ) – bertempat di grand royal Hotel, Senin (11/08/14) Wakil Bupati Siak Drs. H. Alfedri, M.Si didampingi Ka. Kankemenag membuka secara resmi pelaksanaan kegiatan manasik Haji Kabupaten Siak Tahun 1435 H / 2014 M. Menurut laporan Ketua Panitia Pelaksana H.

Siak ( Humas ) – bertempat di grand royal Hotel, Senin (11/08/14) Wakil Bupati Siak Drs. H. Alfedri, M.Si didampingi Ka. Kankemenag membuka secara resmi pelaksanaan kegiatan manasik Haji Kabupaten Siak Tahun 1435 H / 2014 M. Menurut laporan Ketua Panitia Pelaksana H. Muhyaruddin Matondang, S.Ag, jumlah jamaah calon Haji Kabupaten Siak tahun 2014 pada mulanya berjumlah 172 orang, namun setelah adanya penambahan kuato sebanyak 6 orang dan mutasi dari Kabupaten bengkalis sebanyak 2 Orang maka jumlah keseluruhan yakni 180 Orang Jamaah. Pada kesempatan itu juga, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak Drs. H. Muharom menyampaikan, Ibadah haji merupakan Rukun Islam yang ke lima yang dilaksanakan oleh setiap kaum muslimin yang mampu. Dikatakan mampu bukan berarti secara materi saja namun dalam kaitan sebagai tamu Allah juga memiliki kematangan jiwa serta pengendalian diri dalam kedewasaan secara emosional. ”Karena seseorang yang telah menyandang gelar atau predikat haji diharapkan akan menjadi contoh teladan di tengah-tengah masyarakat,” Ungkap H. Muharom Sementara itu Wakil Bupati Siak Drs. H. Alfedri dalam sambutannya berharap para calon jemaah haji Kabupaten Siak agar bisa mengikuti kegiatan manasik haji yang dilakukan secara bersama-sama ini dengan sungguh-sungguh. Meskipun bimbingan manasik ini, telah dilaksanakan di masing – masing Kecamatan, namun masih banyak hal yang perlu diketahui baik itu berupa sunnah maupun wajib haji, baik dalam pelaksanaan kegiatan ibadah maupun ketika tinggal di sana. tentunya kita akan dapat melaksanakan ibadah dengan nyaman dan khusuk. Selain itu jangan lupa untuk menjaga nama baik pemerintah dan juga masyarakat Kabupaten Siak. Karena selama ini jamaah asal Indonesia sudah dikenal ramah dan menjaga sopan santun.” Ungkap H. Alfedri. (Awl)