Ka Kankemenag Dukung Program Terjemah Al Quran Masjid Dalu- Dalu
Ringkasan:
Pasir Pangaraian (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka Kankemenag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Drs H Achmad M Si, melaksanakan kunjungan kerja ke Mesjid Jami Dalu- Dalu Kecamatan Tambusai, Rabu (16/2). Kunjungan kerja ini dihadiri kurang lebih 200 orang diantaranya hadir Danramil, Kepala Se...
Pasir Pangaraian (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka Kankemenag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Drs H Achmad M Si, melaksanakan kunjungan kerja ke Mesjid Jami Dalu- Dalu Kecamatan Tambusai, Rabu (16/2). Kunjungan kerja ini dihadiri kurang lebih 200 orang diantaranya hadir Danramil, Kepala Sekolah Negeri, tokoh agama, cerdik pandai, tokoh adat dan masyarakat Dalu Dalu.
Kunjungan kerja sekaligus peringatan maulid Nabi Muhammad SAW 1432 H tersebut, bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi antara keluarga besar Kemenag Rohul dengan masyarakat. Termasuk melihat langsung aktifitas kegiatan terjemah al- quran bagi anak-anak di Masjid Jami Dalu- Dalu.
Menurut Ahmad Supardi, kegiatan terjemahan Al-quran bagi anak-anak di mesjid Jami yang sekarang ini sedang belajar Surat Al-Baqarah merupakan kegiatan yang sangat positif. Untuk itu, kegiatan seperti ini harus ditingkatkan secara terus-menerus sebagai modal untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan Al-Quran khususnya bagi masyarakat Dalu- Dalu dan masyarakat Rokan Hulu pada umumnya.
"Salah satu persoalan yang dihadapi umat Islam saat ini adalah sangat jauh dari Al-Qur`an. Jangankan untuk mengamalkan baca saja jarang sekali. Untuk itu, melalui Maulid Nabi ini mari kita dekatkan diri pada Al-Quran dan Al-hadist Rasul SAW. Sebab Nabi dalam hadistnya mengatakan, "saya tinggalkan kepadamu 2 hal dimana kamu tidak akan tersesat selama berpegang pada keduanya yaitu kitabullah Al-Quran dan Sunnah Rasul Al- Hadist," tegasnya.
Sementara itu, terkait dengan Maulid Nabi Muhammad SAW, Ahmad kembali menegaskan 7 prilaku Nabi Muhammad tersebut harus dicontoh dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Prilaku dimaksud, pertama; Mandiri yang merupakan prilaku yang tidak manja dan memiliki kepedulian dengan sesama. Dengan sikap mandiri, akan menjadikan seseorang lebih tegar, tegas, dan tidak menyusahkan orang lain. Kedua; pekerja keras, Ketiga; Hakim yang adil, terbukti dengan kemampuan Nabi menyelesaikan sengketa antara orang-orang Makkah terkait dengan letak Hajar Aswad yang tergeser karena banjir. Empat; Nabi seorang kepala keluarga yang sangat bertanggungjawab, terbukti dengan kasih sayang dan perhatiannya terhadap isteri dan anak-anaknya.
Lima; Nabi Muhammad merupakan kepala negara yang sangat sukses sehingga mampu menjaga keharmonisan hidup diantara rakyatnya yang berbeda agama, mulai dari kaum muslimin, yahudi, nasrani, kristen dan penganut kepercayaan lainnya. Enam; seorang utusan dan Rasul Allah sekaligus sebagai hamba Allah yang taat, walaupun sudah dijamin oleh Allah SWT bahwa beliau masuk surga tapi tetap saja rajin beribadah. Tujuh; merupakan seorang Ilmuan yang sangat bijaksana, rendah hati dan peduli terhadap ilmu pengetahuan, terbukti dengan hadist-hadist beliau yang menyuruh ummatnya untuk menuntut ilmu dari buaian sampai keliang lahat, tuntutlah ilmu walau ke negeri china dan hadis lainnya yang menyuruh manusia untuk terus belajar. (os)