0 menit baca 0 %

Ka.Kan Kemenag Kota Dumai Buka Orientasi Takmir Masjid

Ringkasan: Dumai (Inmas) – Fungsi dan peran masjid tidak hanya sekedar tempat ibadah, tetapi dapat berfungsi dan berperan menjadi pusat kegiatan masyarakat, pencerahan dan pembelajaran, sekaligus pusat pemberdayaan ekonomi, demikian salah satu point yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama K...

Dumai (Inmas) – Fungsi dan peran masjid tidak hanya sekedar tempat ibadah, tetapi dapat berfungsi dan berperan menjadi pusat kegiatan masyarakat, pencerahan dan pembelajaran, sekaligus pusat pemberdayaan ekonomi, demikian salah satu point yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs.H.Darawi,MA dalam sambutannya saat membuka Kegiatan Orientasi Takmir Masjid didampingi Plh.Kasi Bimas Islam Harmi Yusri,S.Ag.,SS yang bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Dumai pada hari Rabu (16/09).

Ketua panitia Sri Retno Wulandari mengatakan tujuan orientasi takmir masjid ini adalah untuk meningkatkan kemampuan manajerial pengurus masjid, terutama berkaitan dengan sumber daya manusianya. Dan pemantapan pemahaman pengurus masjid terhadap aspek ma’nawiyah (tujuan), aspek Hissiyah (sarana fisik dan bangunan), aspek ijtima’iyah (pembinaan kegiatan) yang didalam upaya memakmurkan masjid yang kita kenal sebagai bidang Idarah (manajemen), Imarah (memakmurkan), ri’ayah (pemeliharaan). Dan para peserta berjumlah 35 orang yang terdiri dari pengurus masjid pada setiap Kecamatan yang ada di Kota Dumai.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs.H.Darawi,MA mengatakan masjid mempunyai peran yang sangat signifikan dalam pembangunan peradaban islam. Pada masa lalu, di masjid, Rasulullah SAW menggembleng aqidah, syariah, solidaritas, toleransi, dan bahkan politik umat. Rasulullah SAW terbukti telah berhasil membangun masyarakat beradab, berakhlak, berilmu, dan berteknologi tinggi serta memiliki harga diri dengan menjadikan masjid sebagai basis perjuangan. Sedangkan pada masa penjajahan, para ulama dan pejuang menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan, menyusun strategi perang dan mengobarkan semangat juang dan jihad.

Selanjutnya Mantan Kepala MAN Dumai ini menjelaskan paradigma masyarakat yang selama ini menganggap bahwa masjid hanya sebagai tempat ibadah harus dikembangkan menuju pola pikir dan sudut pandang bahwa masjid juga berfungsi sebagai pusat pembinaan umat seperti kegiatan muamalah, tempat bermusyawarah, pemberdayaan ekonomi, sosial dan pendidikan.

“Dengan demikian fungsi dan peran masjid terus didorong agar dapat membina dan mengembangkan potensi jamaah bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat", pungkas Kakan Kemenag.(jaka)

 

*edit by diah