Dumai (Humas) – Bertempat di Gedung MTs.N Dumai tepatnya pukul 09.00 wib, Acara Pelatihan, Pemahaman dan Penerapan Kurikulum RA, yang ditaja oleh Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kota Dumai dibuka secara resmi oleh Ka.Kan Kemenag Kota Dumai Drs.H.Darawi,MA, Selasa (28/01/2014). Hadir pada saat itu Ka.Kan Kemenag Kota Dumai Drs.H.Darawi,MA, Ka.MTs.N Dumai Mohd.Alwi,S.Pd.I, Ketua Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kota Dumai Yerni Wilis, Pengawas RA Kemenag Ali Santoso,S.Pd.I dan Drs.Yuharlis, dan Narasumber Wiwik Puspita Sari, serta Kepala dan guru-guru RA berjumlah 110 orang.
H.Darawi dalam sambutannya mengatakan selamat datang kepada peserta pelatihan kurikulum mudah-mudahan dapat mengikuti dengan baik. Beliau mengatakan ada 14 Raudhatul Athfal (RA) di Kota Dumai ini sampai sekarang, pada tahun 2008 hanya ada 7 RA dan mulai tahun 2009 sampai sekarang telah bertambah lagi 7 RA di Kota Dumai, disini telah kita lihat bagaimana minat masyarakat terhadap Raudhatul Athfal ini sangat tinggi.
Beliau menjelaskan Raudhatul Athfal atau yg disebut dengan RA sama saja dengan Taman Kanak-kanak (TK), hanya saja RA ini dibawah naungan dari Kementerian Agama. Disamping itu, H.Darawi menambahkan agar RA diminati oleh masyarakat, RA harus bisa menampilkan ciri khas dan kelebihan, serta pola pikir Kepala sekolah dan guru-guru RA harus dinamis supaya mempunyai ide-ide dan gagasan yang baru dalam upaya menumbuh kembangkan serta memajukan Raudhatul Athfal tersebut.
“Kegiatan ini merupakan modal dasar menjadi guru RA, karena apabila tidak memahami kurikulum tersebut guru tidak punya bahan ajar yang menjadi acuan atau pondasi dalam sistem pembelajaran untuk mengajarkan kepada peserta didik”, tutup H.Darawi. (jaka)