0 menit baca 0 %

Ka. BNNK Pekanbaru Ajak Perangi Narkoba Walaupun Tanpa Anggaran

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas), Data saat menunjukkan anggka 3,3 Juta (1,77 %) dari bangsa Indonesia terkena narkoba. 33 jiwa melayang setiap hari karena penyalahgunaan narkoba. Oleh karena itu mari kita perangi narkoba, walaupun tidak ada anggarannya. Ungkap AKBP Sukito, SH, MH ka.


Pekanbaru (Inmas), Data saat menunjukkan anggka 3,3 Juta (1,77 %) dari bangsa Indonesia terkena narkoba. 33 jiwa melayang setiap hari karena penyalahgunaan narkoba. Oleh karena itu mari kita perangi narkoba, walaupun tidak ada anggarannya. Ungkap AKBP Sukito, SH, MH ka. BNNK Pekanbaru pada peserta  Pembinaan dan Pelatihan masyarakat anti narkoba di Hotel Primiere Pekanbaru kemarin. Selasa (27/03).

Kementerian Agama Kota Pekanbaru menugaskan  3 orang peserta untuk mengikuti acara yang ditaja oleh BNNK Pekanbaru mereka adalah Drs. H. Dahlan, MA, H. Defizon, S.Kom dan Firdaus S.Ag, M.Sy.

Dalam pemaparannya Sukito menjelaskan ada 3 faktor yang mempengaruhi peredaran narkoba yaitu : Pertama Individunya mau, bisakah kita bikin orang tak mau, ibarat orang Islam ada daging babi didepannya namun tak mau memakannya. Kedua: Kesempatan mendukung, dan ketiga Barang ada. Ungkap Sukito.

Ada katagori penyalahgunaan narkoba yaitu, Pertama: Produsen (memproduksi, menyediakan, menjual), kepada mereka di tindak tegas, kedua; Penayalah guna kepada mereka diselamatkan/ rehabilitasi dan ketiga Calon pemakai (potensi-potensi yang tak tahu  cara menolak, dibujuk, dijebak, anak-anak yang masih polos), kepada mereka dibentengi. Jelas Sukito. (Idris)