Kuansing (Inmas), Selama bulan suci Ramadhan, setiap muslim dianjurkan untuk terus meningkatkan amal ibadah dan banyak melakukan kegiatan yang dapat mendatangkan manfaat. Hal inilah yang dilakukan oleh Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah H. Bakhtiar, S.Ag, MH, Minggu (12/05/2019) ia menghadiri kegiatan Pengajian Ahad (Jihad) di Masjid Nurul Ilmi Pondok Pesantren KH. Ahmad Dahlan.
Pengajian kali ini tidak main-main, sebagai penceramah dihadirkan salah seorang Dosen UIN Susqa Riau Dr. Saidul Amin, MA, yang menyampaikan tausiyah dengan judul Maqashid Al-Syariah.
Dosen yang terkenal dengan ilmu filsafat dan pemikiran Islam nya ini banyak memberikan wawasan baru yang mungkin agak jarang didengar oleh masyarakat umum. Hal ini terbukti, dalam setiap pengajian yang disampaikannya, banyak jemaah yang tertegun dan meresapi materi yang disampaikannya.
Dalam ceramahnya, Saidul Amin menjelaskan dengan gamblang apa yang dimaksud dengan Maqashid al-Syariah. "Inti dari teori maqashid al-syari'ah adalah untuk mewujudkan kebaikan sekaligus menghindarkan keburukan, atau menarik manfaat dan menolak madharat. Istilah yang sepadan dengan inti dari maqashid al-syari'ah tersebut adalah maslahat, karena penetapan hukum dalam Islam harus bermuara kepada maslahat," jelasnya dengan bahasa yang lugas.
Setiap jemaah yang mendengarkan pengajian tersebut terlihat cukup fokus, supaya dapat menangkap dengan baik apa yang disampaikan oleh narasumber. (n/r)
Jihad di Ponpes KH. Ahmad Dahlan Hadirkan Dosen UIN Susqa Riau
Ringkasan:
Kuansing (Inmas), Selama bulan suci Ramadhan, setiap muslim dianjurkan untuk terus meningkatkan amal ibadah dan banyak melakukan kegiatan yang dapat mendatangkan manfaat. Hal inilah yang dilakukan oleh Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah H. Bakhtiar, S.Ag, MH, Minggu (12/05/2019) ia menghadiri kegiata...