Pekanbaru (Humas) – Perumahan Subrantas Asta Regency (SAR) Kecamatan Tampan Pekanbaru laksanakan penyembelihan hewan kurban untuk pertamakalinya. Adapun jumlah hewan kurban tahun ini adalah dua ekor sapi.
Demikian disampaikan Zainal Abidin SE, ketua panitia kurban yang juga merupakan ketua RT 11 ini.
“Sebelum prosesi penyembelihan hewan kurban, jemaah Musalla Al Islah ini juga melaksanakan salat idul adha perdana di komplek perumahan SAR ini. Yang bertindak sebagai imam adalah ustadz Hasbi SPdI, sebagai khatib H Engku Sholeh MA, sedangkan bilalnya adalah Abdul Hamid,” lanjut Zainal yang didamping Arif, sekretaris panitia kurban.
Dalam khutbahnya, H Engku Sholeh, MA menyampaikan tentang Keteladanan Nabi Ibrahim AS. Menurut Engku Sholeh, Nabi Ibrahim tidak begitu saja bisa diberi gelar Khalilullah tapi melalui proses tahapan ujian yang amat berat dari Allah Swt. “Jadi, kalau ingin sukses besar dalam hidup, berpegang teguhlah pada prinsip dan jadikan kepentingan Allah Swt. di atas kepentingan apapun di dunia ini, termasuk kepentingan anak dan keturunan kita,” kata H Engku Sholeh. “Setiap manusia punya kelemahan. Kelemahan Nabi Ibrahim terletak pada anaknya Ismail, karena itulah Allah mengujinya melalui Ismail ini,” lanjut H Engku Sholeh lagi. “Anak atau Ismail hari ini bisa berbentuk anak kita, bisa bebentuk jabatan, pangkat, harta dan kekayaan, suku dan puak serta lain sebagainya. Sudah sanggupkan kita mengorbankan ‘Ismail-ismail” kita tersebut demi melaksanakan kehendak Allah? Kalau belum sanggup, potong saja seekor kambing sebagai ganti dari sesuatu yang amat kita cintai tersebut,” ujar H Engku Sholeh. (ghp)