Riau (Inmas) - Sejumlah jemaah haji kloter BTH 07 debarkasi Haji Antara Provinsi Riau mulai tiba di bandara Bandara Hang Nadim Batam Jumat (23/8/2019) pukul 20.57 WIB hari ini.
Namun, satu jemaah haji atas nama Ruslan Bin Tsomad Ghani dilaporkan harus tertinggal di tanah suci.
TKHI kloter 07 dokter Santy Syahmini Bernawi melaporkan, secara umum kondiai jemaahnya sejak keberangkatan hingga pemulangan dinyatakan dalam kondisi baik. Hanya saja ada satu jemaah yang kini berada di Rumah Sakit (RS) Arab Saudi.
Yang bersangkutan masih mendapatkan perawatan yang intensif di rumah sakit Arab Saudi," kata , Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) Kloter 07 pada Jumat (23/8/2019).
Kendati begitu, Dokter Santy menyatakan kondisi jamaah haji asal Kampar lainnya dalam kondisi sehat.
“Karena pada prinsipnya kita dengan tim lain selama bertugas, selalu berupaya agar bergerak cepat untuk mengajak dan memotivasi jemaah selalu menggunakan APD kemanapun, juga banyak minum oralit”, katanya.
Faktor kelelahan menjadi suatu hal yang lumrah bagi setiap jemaah, karena menurutnya rangkaian ibadah haji yang harus dijalankan jemaah cukup panjang, sebutnya.
"Untuk jemaah yang sakit di tanah suci digabungkan dengan kloter lain sampai ada kepastian dari tim kesehatan RS Arab Saudi, bahwa yang bersangkutan dinyatakan layak terbang," jelasnya.
Untuk diketahui sebelumnya, jamaah haji asal Kampar yang kembali ke tanah air pada tanggal 23 Agustus 2019 ini sebanyak 447 jemaah, kata TPHI Masnur. “Dengan rincian jemaah laki laki 203, dan jemaah perempuan 245” katanya.
"Pada hari Kamis 22 Agustus 2019 seluruh jamaah haji kloter BTH 07 diberangkatkan dari pemondokan ke Bandara King Abdul Aziz Jeddah pada pukul 08.00 WAS," kata Masnur saat tiba di Bandara Hang Nadim Batam.
“Mereka semua dalam kondisi sehat, itu semua tak lepas dari edukasi dan visitasi yang dilakukan secara rutin kepada jemaah”, ucapnya.
Menurutnya jemaah kloter BTH 07 mudah diajak berkoordinasi dan kerja sama atas setiap aturan yang ada selama ditanah suci.”Ditambah lagi karu dan karom juga kompak dan solid selama membantu jemaah", sebutnya.
Ia menyakini bahwa karu dan karom merupakanerupakan tombak bagi pelayanan terhadap jemaah, maka kedepan ia berharap perlu adanya bimbingan teknis secara keseluruhan terhadap karu dan karom.
Selepas pihak penerbangan melakukan penimbangan terhadap koper para jamaah haji yang kemudian siap untuk diterbangkan ke tanah air.
“Alhamdulillah pukul 20.57 WIB hari ini kita sudah mendarat dengan selamat di Batam”, ungkapnya.
Tercatat dalam kelompok terbang 07 ini ada satu jemaah yang sakit, 2 orang jemaah mutasi keluar atas nama Yusuf dan Syarifah dari BTH 03, dan satu jemaah lainnya mutasi masuk dari kloter BTH 17 atas nama Habibah Muhammad Gaos.
Ia mengatakan Kloter BTH 07 jamaah haji Kampar diperkirakan sampai di Bandara Hang Nadim Batam, Sabtu, 24 Agustus 2019 dini hari melalui tiga kali penerbangan.
Hingga berita ini diturunkan, jemaah yang baru saja tiba di Bandara Hang Nadim Batam ini tengah berkumpul menikmati Snack dan sajian kopi dan teh hangat di ruang tunggu keberangkatan.(vera)