0 menit baca 0 %

Jemaah Asal Pekanbaru Ini Wafat Usai Tunaikan Tawaf Wada'

Ringkasan: Riau (Inmas) Terdata, sembilan jemaah haji asal Embarkasi Haji Antara Riau yang meninggal dunia di tanah suci saat sedang menjalankan ibadah haji. Terakhir ini, Bapak Hamzah Yunus Endai bin Yunus Endai usia (78). Yang berdomisili di Jl. Utama no. 07 Rejosari Tenayan Raya Pekanbaru.Jemaah dengan nom...

Riau (Inmas) – Terdata, sembilan jemaah haji asal Embarkasi Haji Antara Riau yang meninggal dunia di tanah suci saat sedang menjalankan ibadah haji. 

Terakhir ini, Bapak Hamzah Yunus Endai bin Yunus Endai usia (78). Yang berdomisili di Jl. Utama no. 07 Rejosari Tenayan Raya Pekanbaru.

Jemaah dengan nomor pasfor C3884118 ini menghembuskan nafas terakhir, pada pukul 18.56 WAS, Hari Selasa tanggal  27/ 8/2019 di RS King  Faisal  Makkah, semoga almarhum ditempatkan di maqam terbaik oleh Allah disisiNya.

Hamzah meninggal setelah sempat  dirawat dirumah sakit King Faisal sejak tanggal 18 Agustus 2019 sampai 27 Agustus 2019 di ruang ICU. Beliau didiagnosa mengalami penyakit jantung. Dan sudah bawaan dari tanah air.

Ketua kloter BTH 20 Dr Anasri Nurdin MPd menyampaikan kepada humas  melalui pesan WhatsApp, Kamis (29/08) pukul 12.00 WIB hari ini. Jemaah ini sejak awal sudah mendapat perawatan dari dokter kloter.

“3 hari setelah sampai dari Tanah air di Mekkah, walau tidak ada ahli bait pendamping beliau tetap mendapat perhatian dari regu rombongan dan kloter”, jelasnya.

Selepas itu kesehatan beliau terus membaik sampai pelaksanaan Armuzna. Hingga jemaah disebut Anasri bisa melanjutkan rangkaian ibadah.

“Jemaah berlanjut melakukan tawaf ifadah sekalian tawaf wada', artinya beliau telah sempurna melaksanakan rukun haji”, katanya.

Namun, malang tak dapat ditolak pada tanggal 18 Agustus beliau kembali drop dan langsung dievakuasi ke RS King Faisal Mekkah. 

Di rumah sakit King Faisal jemaah ini awalnya dirawat diruang resfiratory area emergensi. 

Satu hari beliau dirawat di ruang tersebut, kemudian dipindahkan ke ruang rawat inap laki-laki kamar 417.

Sejumlah tindakan terus dilakukan, namun 5 hari berada ruangan tersebut, kondisi kesehatan semakin menurun, akhirnya Hamzah dirawat diruang ICU.

Anasri menyebut Hamzah  sempat dibesuk dua kali oleh petugas dan karom. Sampai akhirnya pihaknya mengaku mendapat kabar duka tanggal 27 Agustus 2019 Pukul 18.30 WAS dari Tim Visitasi Kesehatan Indonesia Daker Mekkah. 

Penjelasan ini mengutip yang diungkapkan Angelia Aman salah seorang TKHI kloter BTH 20 yang intens merawat dan membezuk almarhum, terang Kasubbag Hukum dan KUB Kanwil Kemenag Riau ini.

Dikatakannya jemaah diurus langsung oleh pihak Maktab 2, mengingat kloter BTH 20 sudah bergerak ke Madinah sejak tanggal 27 Agustus 2019 pukul 12.45 WAS. Almarhum Hamzah dimakamkan di pemakaman umum elserayah Mekkah.

Hingga saat ini, tercatat sudah 9 jemaah haji asal Embarkasi haji antara Riau telah meninggal dunia.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa tabah dan sabar dalam menghadapi cobaan ini,  aamiin ya rabbal alamiin”, harap Anasri mengakhiri Bincang.(vera)