0 menit baca 0 %

Jelang Wukuf, JCH Bengkalis Kloter 10 Dapat Bimbad dari Konsultan Ibadah

Ringkasan: Bengkalis (Inmas) Menjelang pelaksanaan wukuf di Arafah atau hari tarwiyah, Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Bengkalis yang tergabung pada Kloter 10 BTM, mendapatkan bimbingan ibadah untuk persiapan pelaksanaan di Arafah, Musdalifah dan Mina atau yang sering disebut dengan Armina. Pelaksanaan bimb...

Bengkalis (Inmas) – Menjelang pelaksanaan wukuf di Arafah atau hari tarwiyah, Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Bengkalis yang tergabung pada Kloter 10 BTM, mendapatkan bimbingan ibadah untuk persiapan pelaksanaan di Arafah, Musdalifah dan Mina atau yang sering disebut dengan Armina.

 

Pelaksanaan bimbingan tersebut digelar di mushalla pemondokan jamaah di Asyisiyah Hotel 101 sektor 1, Mekkah Al Mukarromah, pada Sabtu (28/07/2019) waktu setempat, sebagaimana yang disampaikan oleh Ketua Kloter 10 Ibrahim SAg lewat pesan WhatApp nya pada pukul 13.00 WIB.

 

Dalam acara tersebut oleh pemateri dari Konsultan Ibadah Sektor 1 BTH yani KH Muhammad Syafiq, dibahas antara lain penempatan tenda di Arafah dan Mina, teknis pemberangkatan dari pemondokan, manasik haji/ bimbingan ibadah wukuf, mabid dan melontar.

 

Dalam kesempatan yang sama, Tim Pembimbing Haji Indonesia (TPHI) H Jumari menginformasikan bahwa pelaksanaan Armina merupakan hal terpenting dalam prosesi ibadah haji, dimana transportasi ke Armina itu sangat terbatas, sehingga seringkali bus dipadati jamaah dan berjejalan serta ada yang berdiri. “Utamakan lansia dan yang udzur maupun yang sakit untuk duduk di kursi duduk,” imbau Kakan Kemenag Bengkalis selaku TPHI Kloter 10.

 

Ditambahkankannya, bagi yang lansia atau udzur dan sakit disarankan membadalkan atau mewakilkan melontar jumrah kepada jamaah yang sehat dan memahami tata cara atau kaifiyatnya sesuai tuntunan agama untuk keamanan dan keselamatan, sehingga mengurangi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

 

Selanjutnya H Jumari juga mengajak JCH agar senantiasa minta arahan dari petugas. “Usahakan melontar ikuti arahan petugas dan hindari waktu yang tidak aman,” ajaknya di hadapan seluruh jamaah, Karu dan Karom.

 

Seluruh jamaah sangat antusias mendengarkan materi dan arahan yang disampaikan oleh pemateri tersebut, dan tidak sedikit pertanyaan-pertanyaan yang mereka utarakan kepada pemateri. (tfk)