Siak (Inmas) – Dalam rangka persiapan Ujian Akhir Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Tahun pelajaran 205/2016, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak melalui Kasi Pendis Drs. H. Nursya mengumpulkan seluruh ketua Forum Kelompok Kerja Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (FKDTA)Kecamatan Se-Kabupaten Siak di Aula pertemuan Kankemenag Siak, Kamis (14/04)
Pertemuan ini membahas beberapa permasalahan penting mengenai ujian akhir Madrasah Diniyah Takminiyah Awaliyah (MDTA) Se-Kabupaten Siak yang akan berlangsung pada tanggal 25 s.d 28 April 2106 mendatang. Permasalahan tersebut seperti pembentukan panitia penyelenggara ujian, pembuatan Master Soal, percetakan Soal, pendistribusian soal dan pengawasan di Madrasah.
Dari 274 jumlah MDTA yang telah mendapat Izin Operasional Se-Kabupaten Siak akan mengadakan Ujian serentak di Masing-masing MDTA di Kecamatan. Dari jumlah tersebut terdapat sekitar 5673 Santri MDTA yang akan mengikuti Ujian dengan jumlah Santriwan 2797 dan Santriwati 2876. Data ini diperoleh dari Staf Pendis Fatimah Zahra, S.IP yang bertugas khusus mengelola Data MDTA Se-Kabupaten Siak. Ada pun soal yang diujikan terdiri dari mata pelajaran Al-qur’an Hadits, Fiqih, Akidah Akhlak, SKI dan Bahasa Arab. Sedangkan ujian praktek ibadah terdiri dari Sholat dan mengaji.
Menurut Kasi Pendis Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak Drs. H. Nursya yang memimpin langsung rapat tersebut mengatakan, "Pelaksanaan ujian MDTA ini nantinya akan diturunkan Tim monitoring dari Kemenag Kabupaten guna memantau sejauh mana proses belajar mengajar yang ada di MDTA sekaligus untuk mengetahui pencapaian target serta untuk mengetahui kendala-kendala yang ada di lapangan.
Ia menambahkan bahwa saat ini dan masa mendatang peranan pendidikan agama sangat penting dan keberhasilannya menjadi tuntutan bagi setiap orang tua dan masyarakat. MDTA merupakan lembaga pendidikan Agama Islam yang memberikan pendidikan dan pengajaran pada siswa yang setara dengan sekolah dasar sebagai tambahan dan pendalaman pengetahuan Agama Islam serta sebagai salah satu syarat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. (Awl)