0 menit baca 0 %

Jelang Ramadhan Mushalla Miftahul Khoir Gelar Khataman Quran

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas)- Sebanyak 4 Santriwan/wati musholla Miftahul khoir yang berada di Desa Mukti Jaya Blok A Kecamatan Rimba Melintang, Rabu malam (25/5) melaksanakan Khataman Al-Qur’an. Acara yang juga dirangkai dengan punggahan (istilah Jawa) atau menyambut bulan suci ramadlan menghadirkan p...

Rokan Hilir (Inmas)- Sebanyak 4 Santriwan/wati musholla Miftahul khoir yang berada di Desa Mukti Jaya Blok A Kecamatan Rimba Melintang, Rabu malam (25/5) melaksanakan Khataman Al-Qur’an.

Acara yang juga dirangkai dengan punggahan (istilah Jawa) atau menyambut bulan suci ramadlan menghadirkan penceramah Al-Ustadz Moh Taubat Nasuha sekaligus sebagai ketua FKDT-TPQ Kab. Rokan Hiir. Acara ini dihadiri para orang tua Santri serta warga yang berdomisili di sekitar Musholla Miftahul khoir.

Menurut Pengasuh Mushalla Miftahul Khoir Ustadz Nursholeh dalam sambutannya mengatakan, sejak dibangunnya mushalla Miftahul Khoir pada tahun 2004, telah melaksanakan 4 kali Khataman Quran. Pada saat ini seluruh Santri yang belajar Al-Quran di Mushalla Miftahul Khoir sebanyak 40 santri, yang dibagi dalam 2 waktu belajar yakni, mulai jam 17.00 WIB sampai sholat maghrib dan selepas sholat maghrib sampai sholat isya. Meski dengan segala keterbatasan, namun motivasinya sebagai guru mengaji Al-Quran sangat kuat. “yang pasti, merupakan kebahagiaan tersendiri bagi saya ketika melihat antusias para santri dalam belajar mengaji al-Quran,” Ujarnya

Sementara itu, Ketua FKDT-TPQ Kab. Rokan Hilir Moh. Taubat Nasuha, merasa bangga dan terharu, karena menurutnya acara Khataman ini menunjukkan adanya kepedulian dari masyarakat terhadap perkembangan Pendidikan Al-Qur’an. “Hal ini menandakan bahwa pendidikan Al-Qur’an mempunyai nilai yang sangat mendasar bagi perkembangan jiwa dan watak seorang anak dimasa yang akan datang,” sebutnya berpendapat.

Salah satu orang tua Santri Ibu Fatonah mengungkapkan perasaan sangat bahagia, karena anaknya telah khatam Al-Qur’an. Ia mengatakan bahwa ini merupakan tanggung jawabnya sebagai orangtua, untuk membekali anaknya pendidikan ilmu agama. ilmu agama sangat penting agar seimbang dengan pendidikan formal yang didapat disekolah.

Acara khataman yang berlangsung sederhana dan khidmat ini, selain diisi dengan pembacaan ayat- ayat suci Al-Qur’an oleh para Santri secara bergantian, juga diisi dengan penyerahan Sertifikat Khatam Qur’an kepada para Santri dan diakhiri dengan pembagian nasi kotak (berkat) yang telah disediakan oleh panitia khatam quran kepada seluruh undangan yang hadir. (Nsh)