Riau (Inmas) – Bus Sholawat dan layanan katering jemaah untuk sementara dihentikan
menjelang puncak haji. Distribusi katering diperkirakan akan mulai dihentikan
tiga hari mendatang. Begitu juga bus sholawat layanan antar jemput jemaah haji dari
hotel ke Masjidil hasram akan berhenti beroperasi pada hari yang sama 3 hari jelang
wukuf.
“Menjelang wukuf, transportasi bus jemaah ditiadakan”, kata Ketua kloter Bth 02 DR. Rialis Muhammad Shaleh, M.Pd kepada humas melalui via whatsapp.
Ia mengatakan bagi JCH yang menggunakan jasa bus untuk pergi dan pulang dari haram, 3 hari menjelang wukuf terhitung tgl 6 Agustus pukul 12.00 was, bus Sholawat (sholat lima waktu) terhenti.
Ia menjelaskan hal itu sudah menjadi kebijakan kerajaan Arab Saudi, untuk antisipasi JCH yang hampir semua nya sudah berada di Mekah khususnya jalur transportasi untuk JCH asal Indonesia, seperti Syisyah, mabas jin, aziziah, Misfalah, Bab Ali yang menggunakan bus sholawat mulai Tanggal 6 Agustus sudah tidak beroperasi.
Rialis menilai hal itu sebenarnya memberi peluang kepada jemaah agar dapat memanfaatkan waktu untuk beristirahat secara maksimal dan beribadah di sekitar hotel dimana JCH berada. Sembari mempersiapkan fisik dan stamina menghadapi puncak haji. terlebih lagi pada suhu di Mekah di siang hari mencapai 41 derajat Celcius.
Ditambah lagi hampir mayoritas penyakit jemaah diakhir mendekati wukuf flu dan batuk, lanjutnya.
Rialis menyampaikan bahwa Bus sholawat akan mulai beroperasi kembali pada tanggal 15 Agustus 2019, selepas jemaah haji selesai melontar jumroh.
Sehubungan dengan hal itu, jema'ah kloter BTH 01 dan 02 berinisiatif mengambil nafar awal, mengingat singkatnya waktu bagi jemaah untuk persiapan pulang ketanah air.
“Jemaah haji yang sudah melontar jumroh, akan segera melaksanakan rukun haji tawaf ifadah dan sa'i serta tahalul, diperkirakan pada tanggal 16 Agustus Rialis mengatakan seluruh jemaah sudah melaksanakan tawaf ifadah dan seluruh rukun haji.
Sedangkan untuk tanggal 17 Agustus jemaah melaksanaan tawaf wada', dan sudah tidak ada lagi aktifitas ke haram mengingat jemaah harus sduah bersiap siap untuk menuju Jeddah dan terbang ke tanah air tanggal 18 Agustus 2019.
Menurut jadwal yang ada, Kloter BTH 02 asal Kota Pekan baru akan mendarat di Hang Nadim pukul 20.30 WIB dan rencana langsung di terbangkan ke SSQ II dan sampai pukul 02.20 wib tanggal 19 Agustus 2019. Setibanya di Pekanbaru jemaah haji langsung diantar ke EHA (Embarkasi haji antara).
“Setelah acara penyambutan kedatangan jemaah, jemaah haji diantar ke Kemenag kota Pekanbaru dan disambut oleh keluarga hal ini adalah jadwal dari pihak PPIH Embarkasi Haji Antara”, tegas Rialis.(vera)