0 menit baca 0 %

Jelang Pengukuhan, Pengurus Baznas Riau Silaturrahim dengan Kakanwil

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas)- Menjelang pengukuhan Pengurus baru Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau pada Selasa 6 Desember 2016 di Aula Pertemuan Perpustakaan Soeman HS, pengurus baru dan pengusur lama Baznas Riau bersilaturrahim dengan Kakanwil Kemenag Riau di Aula Kakanwil Kemenag Riau Lantai I...

Pekanbaru (Inmas)- Menjelang pengukuhan Pengurus baru Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau pada Selasa 6 Desember 2016 di Aula Pertemuan Perpustakaan Soeman HS, pengurus baru dan pengusur lama Baznas Riau bersilaturrahim dengan Kakanwil Kemenag Riau di Aula Kakanwil Kemenag Riau Lantai I Jalan Sudirman Pekanbaru, Senin (5/12).

Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA didampingi Kabid Penaiszawa Drs H Irhas, dan Kasi Zakat H Fakhri MA mengatakan, kepengurusan yang lama sudah sangat optimal dalam mengembangkan Baznas di Riau. Untuk itu, terhadap kepengurusan baru Baznar Riau hendaknya tetap melibatkan kepengurusan lama untuk melakukan pengembangan- pengembangan disektor zakat untuk kesejahteraan kaum duafa.

“Sampai SK pengurus baru keluar, pengurus lama masih berlaku. Walau memang tidak ada lagi kegiatan yang berhubungan dengan penerimaan dana dan pengeluaran dana zakat, kecuali yang sifatnya rutin,” ungkap Ahmad Supardi seraya berharap agar kepengurusan Baznas Riau dapat lebih baik lagi.

Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi priode yang lalu Drs H Auni M Noor M Si, akan mendukung apapun kegiatan Baznas Riau dan melanjutkan program- program yang barangkali belum terselesaikan oleh pengurus yang lama.

“Selama ini sumber Baznas  lebih banyak dari muzakki perorangan darapi pada UPZ, maka kedepan pengurus baru hendaknya lebih mengefektifkan UPZ- UPZ yang ada. Termasuk penguasaan Informasi Teknologi, karena semua system yang ada di Baznas telah menggunakan system online,” jelasnya.

Menyikapi hal tersebut, Pengurus Baznas terpilih Yurnal mengatakan, pihaknya akan terus melakukan konsultasi dan koordinasi dengan pengurus lama dalam mengelola zakat di Riau. Karena sebagai pengurus baru, tentu banyak hal yang harus dipelajari dari yang telah berpengalaman. (mus)